Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMALISASI KECERDASAN KINESTETIK MELALUI OLAHRAGA DI DESA TAPEN KABUPATEN BANJARNEGARA Erick Burhaein; Luri Kusuma Wardani; Ika Ayu Cahyaningsih; Erika Trisna Melinda; Heidi Wildan Firmansyach; Chandra ‘Ainun Yaqin; Muhammad Saleh
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i10.4097

Abstract

Exercise has been known as an effective means of improving an individual's physical and psychological health. Nevertheless, the role of exercise in the development of kinesthetic intelligence, that is, the ability to integrate the mind and body to achieve precise and skilled movements, is often underpaid. This article reviews how exercise not only improves physical fitness but also improves motor coordination and kinesthetic awareness of a person. This article reviews how exercise not only improves physical fitness but also improves motor coordination and kinesthetic awareness of a person. In addition, this article also examines the challenges faced in promoting an active lifestyle in rural settings, such as limited access to sports facilities and lack of awareness of the benefits of exercise for personal and social development. Suggested solutions include improving sports infrastructure, integrating technology in physical activities, and a more holistic approach to education. By combining empirical evidence and practical approaches, this article offers in-depth insights into how sport can be an effective tool to optimize individual kinesthetic intelligence, build healthy communities, and promote social inclusion and equality in access to sporting opportunities. The study focuses on Tapen Village, in Banjarnegara Regency, as a case study to explore the positive impact of participation in sport on the development of kinesthetic intelligence in rural communities. Through an interdisciplinary approach involving education, public health, and social activities, this article highlights local initiatives such as sports tournaments and community fitness programs that have successfully increased community participation in physical activity.
Hubungan Berat Badan dan Tinggi Badan Terhadap Kecepatan Renang Gaya Bebas 25 Meter pada KU 2013-2014 Perkumpulan Renang Se-Kabupaten Kebumen: Penelitian Puput Widodo; Ika Ayu Cahyaningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5285

Abstract

Permasalah yang muncul adalah belum diketahuinya pengaruh berat badan dan tinggi badan terhadap kecepatan renang gaya bebas. Tujuan dari penelitian ini Adalah untuk mengetahui hubungan berat badan dengan kecepatan renang gaya bebas 25 meter Kategori Usia 2013-2014 pada perkumpulan renang se-kabupaten Kebumen. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh atlet renang KU 2013-2014 pekumpulan renang se-Kabupaten Kebumen. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling, sehingga didapatkan sampel sejumlah 37 yang memenuhi kriteria. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument tes melakukan renang gaya bebas sejauh 25 meter. Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat hubungan antara berat badan dengan kecepatan renang gaya bebas dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,054 dengan nilai signifikansi p = 0,752 (p > 0,05). Nilai korelasi tersebut berada pada kategori sangat lemah. Tidak terdapat hubungan antara tinggi badan dengan kecepatan renang gaya bebas dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,048 dengan nilai signifikansi p = 0,779 (p > 0,05). Nilai tersebut menunjukkan hubungan yang sangat lemah. Tidak terdapat hubungan antara berat badan dan tinggi badan dengan kecepatan renang dengan nilai koefisien korelasi sebesar R = 0,055, dengan nilai R Square = 0,003. Selain itu, nilai signifikansi uji F Change diperoleh sebesar p = 0,949 (p > 0,05).