Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, sudah 22 juta UMKM masuk ke ekosistem digital per Juni 2023. Artinya, masih kurang delapan juta dari target akhir. Sementara Kementerian Informasi dan Komunikasi pada akhir 2022 mempublikasikan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) di mana dari empat pilar yang menjadi landasan pengukuran IMDI, pilar pemberdayaan yang menunjukkan literasi dan kapasitas masyarakat (khususnya UMKM) dalam memanfaatkan teknologi digital dalam aspek ekonomi mendapatkan skor terendah (22,06 dari 100). Hal ini merupakan permasalahan yang penting bagi UMKM dalam mengembangkan usahanya. Tujuan Kegiatan Pelatihan digitalisasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta pembuatan akun E-Commerce adalah membantu masyarakat UMKM di Desa Sidamukti Kabupaten Majalengka dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya dalam upaya mengembangkan usaha, mulai dari aspek produksi maupun manajemen usaha hingga yang terutama adalah dalam segi pemasaran berbasis digitalisasi UMKM yang diharapkan akan tercipta kemandirian secara ekonomi dan meningkatnya pendapatan usaha mereka. Target Khusus dalam kegiatan Pelatihan digitalisasi UMKN serta Pembuatan akun E-Commerce ini adalah dihasilkannya: 1) Progaram dalam produksi; 2) Program dalam pengelolaan Keuangan; dan 3) Program dalam pemasaran. Pelatihan digitalisasi UMKM dan pembuatan akun E-Commerce dilaksanakan pada tanggal 23 Febuari dan 28 Februari 2024. Pelatihan dan pembuatan akun E-Commerce ini ditujukan untuk UMKM di Desa Sidamukti Kabupaten Majalengka yang terkenal dengan penghasil Mangga Khas dari Majalengka yaitu Mangga Gincu. Diharapkan dengan adanya Pelatihan digitalisasi UMKM serta Pembuatan akun E-Commerce ini akan terbentuk masyarakat yang berwirausaha secara inovatif dalam proses pemasaran, Mandiri dan tanggap terhadap permintaan pasar sehingga akan memberikan kontribusi yang positif terhadap masyarakat dan lingkungannya.