Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Dan Kreativitas Pengembangan Sayuran Organik Di Desa Ajibuhara Sebagai Strategi Menuju Desa Agrowisata Sinaga, Roida Ervina; Gracia, Sarah; Tarigan, Kawar Frayoganta; Barus, Rizky Arapenta; Sembiring, Rai Afredo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 5 (2024): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i5.1033

Abstract

Kota Berastagi merupakan kota yang terletak di Kabupaten Karo. Kabupaten Karo terkenal dengan nama Tanah Karo Simalem yang berarti tanah yang tidak sakit (tanah yang subur, sejuk, damai dan sejahtera), yang terletak di dataran tinggi Tanah Karo dengan ketinggian antara 600 sampai 1400 meter di atas permukaan laut. Dari ketinggian tersebut Kabupaten ini mempunyai iklim yang sangat sejuk dan berciri khas dengan daerah buah dan sayur. Kota yang sangat terkenal di Kabupaten Karo adalah Kota Berastagi. Secara geografis, Berastagi merupakan kota yang ramai dengan para penjaja buah-buahan serta sayur mayur di sepanjang jalan kotanya. Buah-buahan dan sayur-mayur yang ditawarkan ini merupakan hasil tanah Kota Berastagi. Dari Berastagi inilah,suplai sayur-mayur dan buah-buahan di kota Medan atau kota-kota besar lainnya di Sumatera Utara dapat terpenuhi. Desa Ajibuhara adalah desa yang terletak di kecamatan Tiga Panah, kabupaten Karo, provinsi Sumatera Utara. Desa Ajibuhara merupakan salah satu diantara beberapa desa yang terdapat di wilayah kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo. Desa Ajibuhara memiliki Luas Sekitar ±160 Ha, Desa ini memiliki 4 dusun. Sebahagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani. Hasil dari pengabdian ini akan dituangkan dalam bentuk artikel yang akan dipublikasikan di jurnal pengabdian Masyarakat.
Pelatihan Pembuatan Pestisida Alami Di Desa Sempajaya Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo Sinaga, Roida Ervina; Gracia, Sarah; Tarigan, Kawar Frayoganta; Barus, Rizky Arapenta; Sembiring, Rai Afredo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1787

Abstract

Dengan jumlah penduduk sekitar 5.216 jiwa, Desa Sempajaya merupakan permukiman yang berada di Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo. Para Dosen Program Studi Agroteknologi bersama Program Studi Agribisnis, Universitas Quality Berastagi bekerja sama dengan Desa Sempajaya guna memberikan manfaat yang signifikan dan memperbaiki lingkungan masyarakat desa. Salah satu komunitas yang ada di Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, adalah Desa Sempajaya. Komunitas ini cukup mudah dijangkau, dan transportasi umum sering melewatinya. Terdapat sembilan dusun di desa ini. Dusun 3 merupakan dusun yang kami pilih untuk menerapkan PkM. Program kerja ini dikembangkan bekerja sama dengan pemerintah desa dengan tujuan menciptakan suasana higienis dan nyaman di desa Sempajaya. tujuan yang mereka berdua miliki, khususnya dalam hal bekerja sama bagaimana memanfaatkan sayuran yang sudah menjadi sampah organic dimanfaatkan Kembali menjadi pestisida alami di desa Sempajaya yang dapat diaplikasikan ke tanaman mereka sehingga dapat meminimalisasi penggunaan pestisida kimia.
Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Wortel Sebagai Bahan Utama Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) di Desa Lingga Ginting, Agus Susanto; Sinuhaji, Ferdinand; Tarigan, Kawar Frayoganta; Barus, Risky Arapenta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 10 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i10.283

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Lingga bertujuen untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan limbah wortel sebagai bahan pembuatan pupuk organik cair (POC). Peserta kegiatan ini adalah perwakilan beberapa kelompok tani dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yakni melalui sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung. Materi yang diberikan meliputi pentingnya pengolahan limbah pertanian, manfaat POC bagi kesuburan tanah, serta tahapan proses pembutan POC berbahan dasar limbah wortel. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif dari peserta terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman petani mengenai pengolahan limbah pertanian terutama limbah wortel menjadi produk bermanfaat terutama menjadi POC.