Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengambangan Ekonomi Kreatif: Pemanfaatan Limbah sebagai Produk Bernilai Jual Tinggi dan Pemasaran Berkelanjutan Zharif, Muhammad Rafly; Assari, Ailsa Vindy; Aqilah, Itsnaindes Nur; Iqbal, Husein Muhammad; Afifah, Alya Fara Nur; Syafiq, Muhammad Akhdan; Terate, Sharla Martiza Wahardiastuti; Serenita, Antonia; Jati, Hanindita Nubawa; Hardanto, Ragil; Ivanaomi, Ruth
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 7 (2024): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i7.1307

Abstract

Masyarakat Kelurahan Karangtalun, Cilacap Utara, Jawa Tengah berada di wilayah dengan lingkungan pemukiman di daerah industrial dan berdekatan dengan laut mengakibatkan memiliki salah satu masalah yang signifikan yaitu berupa penanggulangan akan limbah sampah. Keberadaan limbah sampah di sisi lain jika diolah dengan tepat akan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar. Dalam penelitian ini beberapa upaya yang telah dilakukan untuk menindak lanjuti potensi dan permasalahan yang ada di wilayah Kelurahan Karangtalun, yaitu pembuatan Biopori sebagai sumur resapan untuk pengelolaan sampah organik, pembuatan sabun cuci alami dan sosialisasi digitalisasi UMKM. Program-program ini tidak hanya memanfaatkan limbah dan menciptakan produk bernilai jual, tetapi juga membuka peluang bisnis baru, mendukung ekonomi lokal serta memperkuat sektor UMKM. Melalui Kelompok 46 KKN Tematik UNS yang telah mengajak masyarakat Kelurahan Karangtalun untuk ikut serta dalam sosialisasi, edukasi dan pelatihan yang bertujuan untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Dengan demikian, masyarakat Kelurahan Karangtalun dapat memiliki peluang dan potensi yang besar dalam mengubah limbah menjadi sumber daya yang mendukung ekonomi lokal, memperkuat sektor UMKM dan berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan.
The Implications of Jurisdictional Immunity in the Enforcement of State Responsibility for Violations of Jus Cogens Norms Syafiq, Muhammad Akhdan
BELLI AC PACIS (Jurnal Hukum Internasional) Vol 11, No 1 (2025): June 2025
Publisher : Faculty of Law Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/belli ac pacis.v11i1.106679

Abstract

This study examines the evolving relationship between Jurisdictional Immunity and violations of Jus Cogens norms. While Jurisdictional Immunity traditionally shields states from foreign lawsuits, this research posits that such immunity cannot be absolute in the face of Jus Cogens breaches (e.g., torture, genocide), especially considering obligatio erga omnes principles. Through a normative legal analysis, this study proposes that Jus Cogens violations by acte jure imperii should not result in impunity. Current international practice indicates a growing consensus that state immunity should not protect grave peremptory norm violations. Exceptions to absolute immunity are emerging through customary international law and domestic jurisprudence, driven by human rights protection and victim access to justice. The current fragmentation in these exceptions necessitates a binding international convention to standardize accountability and reparations. Recodification of international law and strengthened international institutions are crucial for integrating humanitarian exceptions and universal jurisdiction, thereby upholding the supremacy of international law and ensuring substantive justice.