Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberian Susu Kedelai terhadap Peningkatan Produksi ASI pada Ibu Nifas di RSU Bahagia Kota Makassar Fitrianingsih, Julia; Lenny; Wahyuni, Rezky; Dian
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 7 (2025): Proceedings of the 1st National Seminar on Global Health and Social Issue (LAGHOSI)
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v7i.1445

Abstract

Later Belakang: ASI memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan dan kelangsungan hidup bayi asupan ASI yang kurang mengakibatkan kebutuhan gizi bayi menjadi tidak seimbang. Upaya dalam meningkatkan produksi ASI Salah satunya adalah dengan cara mengkonsumsi olahan kacang kedelai berupa susu kedelai. Dalam susu kedelai terdapat kandungan protein mencapai 35 % dan juga terdapat isoflavon, alkaloid, polifenol, steroid yang dapat berperan merangsang produksi hormon prolaktin yang dapat meningkatkan produksi ASI. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di RSU Bahagia Kota Makassar Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dalam dua kelompok yakni kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Sampel dalam penelitian ini yaitu ibu nifas primigravida yang menyusui bayinya di RSU Bahagia Makassar yakni sebanyak 30 orang dengan klasifikasi 15 orang kelompok intervensi dan 15 orang kelompok kontrol. Hasil: Menunjukkan bahwa diketahui ada pengaruh pemberian susu kedelai terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di RSU Bahagia Makassar, yang ditunjukkan dengan dengan selisih nilai mean sebesar 12 serta hasil uji mann-whitney diperoleh nilai (2-tailed) 0,000>0,05. Kesimpulan: Diharapkan kepada semua ibu nifas untuk meningkatkan pengetahuan dengan mengikuti penyuluhan kesehatan sehingga dapat meningkatkan produksi ASI.
The Correlations Between Parental Patterns and Family Income with The Incident of Wasting in Toddlers Aged 12-59 Months Lenny; Nurhamidi; Syainah, Ermina; Aprianti
Jurnal Riset Pangan dan Gizi Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL RISET PANGAN DAN GIZI (JR-PANZI)
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jr-panzi.v8i1.277

Abstract

Child malnutrition is a crucial public health problem worldwide. Parenting style plays a significant role in children's nutritional status, particularly in meeting their nutritional needs. Low-income families tend to have limited access to nutritious food, increasing the risk of malnutrition. The aim of this study was to analyze the relationship between parenting patterns and family income with the incidence of malnutrition in toddlers aged 12-59 months in the working area of ​​the Sungai Turak Public Health Center. This research is an analytical observational study with a cross-sectional design and quantitative methods. This research was conducted in the Sungai Turak Public Health Center from August to December 2025. The study population was 826 toddlers. The sample was taken using Proportionate Stratified Random Sampling with 99 respondents. Data analysis used the chi-square test. The incidence of malnutrition in toddlers was 43 people (43.4%). 8 people (8.1%) had poor parenting patterns. 88 people (88.9%) had family incomes below the minimum wage (UMK) of Rp. 3,496,195. There was a correlations between maternal parenting patterns (p=0.020, PR=10.694), family income (p=0.021, PR=9.130) and the incidence of malnutrition in toddlers aged 12-59 months. There is a correlations between parenting style and family income and malnutrition in toddlers aged 12-59 months in the working area of the Sungai Turak Public Health Center. Parents are encouraged to increase their knowledge about nutritional issues that can affect toddlers and the long-term impact of malnutrition.