Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya pengetahuan dan kesadaran seorang pasien penyakit kanker serviks dalam melakukan skrining pap smear. Sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini, untuk mengetahui adakah hubungan pengetahuan kanker serviks dengan pemeriksaan pap smear. Di Indonesia, meskipun program skrining tersedia, hanya 5% wanita yang melakukan pemeriksaan Pap Smear. Akibatnya, jumlah kasus kanker serviks masih tinggi, Kanker Serviks merupakan penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak terkontrol dan penyebaran sel abnormal yang terjadi di Serviks. Hampir sebagian besar Kanker Serviks disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV) dan merupakan Kanker paling umum keempat di kalangan wanita di seluruh dunia. Indonesia sendiri tercatat memiliki jumlah kasus kanker Serviks sebanyak 36.633 kasus atau (6,4%) yang Dimana menempati urutan ke 11 di dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang Kanker Serviks dengan pemeriksan Pap Smear di Rumah Saki Murni Teguh Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan desain Cross-Sectional dan bersifat deskriptif analitik dan sumber data yang diambil menggunakan data primer. Data primer diperoleh melalui kuesioner yang di isi secara langsung oleh pasien Wanita yang datang langsung ke poli klinik obgyn Rumah Sakit Murni Teguh Medan. Analisis hasil dilakukan menggunakan analisis statistik frekuensi menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan masih banyak responden yang memiliki Pengetahuan kurang berjumlah 41 (75,93%), yang tidak melakukan Pemeriksaan Pap Smear berjumlah 38 responden (70,37%) dan yang melakukan Pemeriksaan Pap Smear berjumlah 3 responden (5,56%). Sedangkan responden yang memiliki Pengetahuan baik berjumlah 13 responden (24,07%), yang tidak melakukan Pap Smear berjumlah 0 responden dan yang melakukan Pap Smear sebanyak 13 responden (24,07%).