Penelitian ini menganalisis strategi branding dan pemasaran PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) menggunakan pendekatan teori pemasaran dan persepsi konsumen untuk menilai sejauh mana strategi tersebut membangun ekuitas merek (brand equity) dan mendukung pertumbuhan bisnis. Studi berangkat dari karakter jasa asuransi yang bersifat intangible, berisiko tinggi, dan sangat bergantung pada trust, sehingga penguatan reputasi, konsistensi pesan, serta pengalaman layanan (terutama klaim) menjadi penentu diferensiasi. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, diskusi terarah bila relevan, observasi terbatas pada touchpoints layanan, dan telaah dokumen internal–eksternal. Analisis dilakukan melalui reduksi–penyajian–penarikan kesimpulan, disertai triangulasi sumber untuk meningkatkan kredibilitas temuan. Faktor internal (kekuatan–kelemahan) dan eksternal (peluang–ancaman) disintesis melalui kerangka SWOT dan diturunkan menjadi rekomendasi strategis TOWS (SO/WO/ST/WT). Hasil menunjukkan GEGI memiliki kekuatan pada dukungan grup, kredibilitas korporasi, dan capability layanan; namun masih menghadapi tantangan awareness relatif dibanding pemimpin pasar serta kebutuhan akselerasi pengalaman digital end-to-end. Secara strategis, penelitian merekomendasikan komunikasi berbasis bukti (proof-based branding), penguatan CRM dan pemasaran digital always-on, serta konsistensi pengalaman layanan lintas kanal untuk memperkuat brand trust dan loyalitas.