Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANCANGAN KAWASAN WISATA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR REGIONALISME DI PULAU MAKALEHI Pusung, Christy; Suharto, Mohammad Fachruddin; Kawatu, Freike Eugene
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i2.7803

Abstract

Pulau Makalehi memiliki potensi untuk berkembang pada bidang pariwisata, dilihat dari keindahan alam seperti bentuk danau yang menyerupai hati. Berbagai keterbatasan dan kendala menjadikan pulau makalehi kurang memiliki peminat dalam hal berwisata. Untuk menarik minat wisatawan perancangan kawasan wisata diharuskan untuk menunjang kegiatan wisatawan serta menggunakan konsep yang dapat lebih memperlihatkan keistimewaan dari pulau makalehi. Penggunaan gaya arsitektur regionalisme dapat mepertahankan keistimewaan, keindahan alam, hingga tradisi setempat agar dapat mengurangi kerusakan alam ataupun ketidakseimbangan antara lingkungan sekitar dan perancangan yang ada. Perancangan bangunan fasilitas pada kawasan wisata ini mengambil patokan atau gambaran besar dari rumah adat suku sangihe yaitu bale geguwa dan bale lawo. Selain mencontoh rumah adat, perancangan kawasan wisata ini juga menggabungkan pola-pola, unsur, dan prinsip yang ada pada berbagai tradisi budaya di pulau makalehi hingga memperhatikan iklim yang ada.
PERANCANGAN HOTEL DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU DI KOTA AMBON Kamoda, Hendrik; Suharto, Moh. F.; Kawatu, Freike Eugene; Lasut, Rulyanto.G.M
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/53wb7878

Abstract

Kota Ambon memiliki potensi wisata yang sangat besar berkat keindahan alam warisan budaya serta statusnya sebagai Kota Musik UNESCO Namun perkembangan sektor pariwisata belum sepenuhnya didukung oleh infrastruktur akomodasi yang memadai dan berwawasan lingkungan Banyak hotel di Kota Ambon masih menggunakan desain konvensional yang kurang adaptif terhadap iklim tropis serta tidak menerapkan prinsip keberlanjutan Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah hotel bintang empat di Kota Ambon dengan pendekatan arsitektur hijau Pendekatan ini berfokus pada efisiensi energi konservasi air pemilihan material ramah lingkungan serta integrasi bangunan dengan lanskap alam Lokasi perancangan berada di Kecamatan Teluk Ambon Baguala dengan mempertimbangkan aksesibilitas potensi pemandangan dan kondisi lingkungan Hasil perancangan diharapkan mampu menyediakan fasilitas akomodasi yang nyaman bagi wisatawan sekaligus menjadi contoh penerapan arsitektur hijau yang kontekstual dan berkelanjutan.
PERANCANGAN EDUWISATA AKUAKULTUR DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Walanta, Anisa; Budhyowati, M.Y. Noorwahyu; Kawatu, Freike Eugene
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/7fm31562

Abstract

Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi besar dalam sektor perikanan khususnya budidaya perikanan yang mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional Luasnya wilayah perairan menjadikan Indonesia sebagai produsen akuakultur terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok dengan produksi mencapai 14 3 juta ton Budidaya perikanan di Indonesia mencakup budidaya laut mariculture< em> air tawar freshwater culture< em> dan air payau brackishwater culture< em> Menurut data Badan Pusat Statistik BPS produksi perikanan budidaya Indonesia pada tahun 2023 mencapai 14 9 juta ton dengan budidaya air tawar menyumbang 3 4 juta ton Meskipun secara umum terjadi peningkatan beberapa daerah seperti Minahasa Tenggara menunjukkan penurunan produksi di sektor tertentu seperti budidaya jaring apung Sebaliknya sektor budidaya kolam menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun Fakta ini menunjukkan bahwa sektor budidaya perikanan masih memiliki ruang untuk dikembangkan sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.