Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi model pembelajaran Inside-Outside-Circle dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Swasta Kristen BNKP Teluk Dalam. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa saling berbagi informasi dengan pasangannya secara bergiliran dan adanya interaksi antara siswa serta dapat membangun kerjasama antar siswa secara bersamaan. Pada siklus I pertemuan pertama proporsi temuan hasil observasi aktivitas guru (peneliti) sebesar 60%, dan pada siklus II meningkat menjadi 67,7%. Persentase hasil pengamatan siklus II pertemuan pertama terhadap tindakan guru (peneliti) sebesar 91,7%, sedangkan persentase hasil siklus II sebesar 85%. Temuan observasi aktivitas siswa meningkat dari 56,7% pada siklus pertemuan I menjadi 63,3% pada pertemuan II. Pada saat yang sama, 88,3% siswa mengikuti kegiatan siklus II, naik dari 80% pada pertemuan pertama. Hasil belajar siswa tes siklus I dengan rata-rata 62,2 dengan jumlah yang tuntas 16 siswa atau 55,2% dan yang belum tuntas 13 siswa atau 44,8%, sedangkan nilai rata-rata tes siklus II sebesar 78,3 dengan jumlah siswa yang tuntas 27 siswa atau 93,1% dan yang belum tuntas belajar sebanyak 2 siswa atau 6,9%. Berikut adalah beberapa saran dari peneliti: 1) memasukkan model pembelajaran Inside-Outside-Circle ke dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, karena model ini mendorong siswa untuk berbagi apa yang mereka ketahui; dan 2) mendorong siswa untuk mencari berbagai sumber yang relevan dengan topik yang dibahas di kelas. untuk dapat menularkan kebijaksanaan dan pengalaman seseorang kepada orang lain.