Zaroh, Elfira Chalilatul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK DESA WISATA PENTINGSARI TERHADAP KONDISI EKONOMI MASYARAKAT DI DUSUN PENTINGSARI DESA UMBULHARJO KECAMATAN CANGKRINGAN KABUPATEN SLEMAN Zaroh, Elfira Chalilatul
SOCIETY Vol. 13 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/society.v13i1.5293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengkaji dampak ekonomi penduduk Dusun Pentingsari sebelum dan sesudah dicanangkan sebagai Desa Wisata. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan keruangan yang dilaksanakan di Desa Wisata Pentingsari Desa Umbulharjo. Populasi dalam penelitian ini adalah 120 KK Dusun Pentingsari yang ada di dua RW empat RT. Sampel yang diambil sebanyak 89 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan tabel yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael. Teknik pengumpulan data yang dilakukan antara lain yaitu data primer yang meliputi observasi dan wawancara, serta data sekunder yang meliputi data fisik daerah penelitian, peta administrasi, data monografi. Instrumen penelitian ini terdiri dari pedoman observasi, kuisioner, pedoman wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan data yang digunakan yaitu pemeriksaan data, pemberian kode, tabulasi. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Kondisi ekonomi sebelum dan sesudah dicanangkan Desa Wisata, diantaranya yaitu responden yang sudah bekerja sebelum (89,89 persen) sesudah ada desa wisata ada peningkatan menjadi (96,63 persen), pendapatan mencukupi kebutuhan sehari - hari sebelum (91,01 persen) ada peningkatan menjadi (95,51 persen), kelayakan sarana dan prasarana sebelum ada desa wisata (95,51 persen) kemudian ada peningkatan menjadi (96,63 persen), monitoring dari PEMDA sebelum ada desa wisata (95,51 persen) sesudah ada desa wisata ada peningkatan menjadi (97, 75 persen).