Nabila Lutfiah Nuha
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SUSTAINABLE DISCLOSURE AT PT XL AXIATA TBK: BAGAIMANA PERATURAN OJK DAN STANDAR ISO 26000 MEMPENGARUHI PRAKTIK LAPORAN KEBERLANJUTAN? Nia Agusetiani; Nabila Lutfiah Nuha; Dwi Tiara Putri; Rimi Gusliana Mais
Surplus: Jurnal Riset Mahasiswa Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol 4 No 1 (2024): Surplus: Jurnal Riset Mahasiswa Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/surplus.v4i1.804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui regulasi Sustainability Report (SR) di Indonesia berdasarkan perkembangan peraturan OJK dan standar ISO 26000 untuk mencapai laporan berkelanjutan pada PT XL Axiata Tbk, salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia yang telah menerbitkan Sustainability Report (SR) sejak beberapa tahun terakhir. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menerapkan praktik keberlanjutan dan transparansi dalam pelaporan kinerjanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, berupa tinjauan literatur dan analisis studi kasus laporan keberlanjutan PT XL Axiata Tbk tahun 2023, penelitian ini mengeksplorasi dampak positif yang dapat dihasilkan oleh praktik keberlanjutan terhadap kualitas hidup, mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dengan mengurangi emisi gas rumah kaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kebijakan keberlanjutan yang secara jelas menjabarkan komitmennya terhadap praktik keberlanjutan, melalui Pilar 4P yaitu Building Prosperity, Nurturing People, Process Excellence, serta Planet and Society. Kebijakan ini menjadi kerangka kerja bagi upaya-upaya keberlanjutan perusahaan dan memandu proses pengambilan keputusan, serta implementasi peraturan OJK dan standar ISO 26000 telah membentuk praktik pelaporan keberlanjutan yang lebih komprehensif dan terukur bagi PT XL Axiata Tbk. Studi ini juga memberikan wawasan tentang bagaimana regulasi dan standar internasional dapat memengaruhi praktik pengungkapan keberlanjutan perusahaan di Indonesia, serta implikasinya bagi pemangku kepentingan dan pengambilan keputusan.
Pengaruh Integrated Reporting terhadap Cost Of Capital dengan Corporate Governance sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Retail di BEI Siti Almurni; Nabila Lutfiah Nuha; Rimi Gusliana Mais
JURNAL ONLINE INSAN AKUNTAN Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Online Insan Akuntan (Desember 2025)
Publisher : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51211/joia.v10i2.3901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrated reporting terhadap cost of capital dengan corporate governance sebagai variabel mediasi pada perusahaan retail yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan strategi penelitian kausal dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) melalui software SmartPLS versi 3.2.9. Populasi penelitian terdiri atas 13 perusahaan retail yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 10 perusahaan dengan total 60 unit analisis selama enam tahun pengamatan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrated reporting berpengaruh terhadap cost of capital, yang mengindikasikan bahwa semakin baik kualitas pelaporan terintegrasi perusahaan maka semakin rendah biaya modal perusahaan. Selain itu, corporate governance juga berpengaruh terhadap cost of capital melalui peningkatan kualitas pengawasan dan transparansi perusahaan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa corporate governance mampu memediasi pengaruh integrated reporting terhadap cost of capital, sehingga tata kelola perusahaan yang baik dapat memperkuat efektivitas pelaporan terintegrasi dalam menurunkan biaya modal perusahaan.