Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penafsiran Lafadz Ifk dalam Tafsir Asy-Sya'rawi Syahidah, Farisah Umni
Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir Vol. 5 No. 1 (2021): Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Isy Karima Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58438/alkarima.v5i1.41

Abstract

Lafadz ifk dalam Al-Qur’an dapat diidentifi kasikan sebagai berita bohong. Lafadz ifk dan berbagai bentuk derivasinya disebutkan sebanyak 30 kali dalam Al-Qur’ân Maka penggalian ayat-ayat yang berkaitan dengan penyebaran berita bohong dalam Al-Qur’ân penting dilakukan agar dapat diambil sikap yang sesuai dengan Al-Qur’ân dalam menghadapi fenomena berita bohong pada zaman sekarang dan untuk mengetahui makna lafadz ifk dan etika menyikapi suatu berita dalam Tafsîr Asy-Sya’râwî. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode maudhu’i (tematik), yaitu dengan mengumpulkan ayat-ayat yang di dalamnya terdapat lafadz ifk, kemudian memaparkan dan mengklasifi kasikan makna ayat-ayat tersebut menurut penafsiran Asy-Sya’rawi. Selanjutnya menganalisis penafsiran ayat-ayat tersebut dan mengaitkannya dengan kitab-kitab dan rujukan pendukung. Makna lafadz ifk dalam Tafsîr Asy-Sya’râwî berdasarkan bentuk derivasinya, makna-makna tersebut, yaitu membalikkan fakta atau kenyataan, berpaling, bohong yang disengaja, perbuatan bohong yang paling jelek, kaum Nabi Luth (kaum yang dibalikkan). Dari penafsiran Asy-Sya’râwî pada lafadz ifk dapat diambil beberapa sikap yang dapat digunakan untuk menghindari berita bohong, yaitu menerima dan menyampaikan berita yang sudah jelas kebenarannya, menahan diri dan menjaga lisan sebelum menyampaikan berita agar terhindar dari kebohongan, menyampaikan sesuai fakta atau kenyataan serta menjauhi prasangka, dan mengedukasi umat islam.