Yaasmin, Labiibah Shafiyyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengoptimalkan Manajemen Kurikulum untuk Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar Yaasmin, Labiibah Shafiyyah
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v6i3.1860

Abstract

Pendidikan inklusif dipahami sebagai suatu sistem layanan pendidikan yang mengikutsertakan anak berkebutuhan khusus yang belajar bersama anak seusianya di sekolah umum. Dalam hal ini berarti anak-anak yang berkebutuhan khusus seperti, tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, tunalaras dan anak-anak berkesulitan belajar lainnya juga memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Tujuan dari literature review ini adalah menjelaskan bagaimana manajemen kurikulum inklusif diterapkan di sekolah dasar dan menjelaskan hasilnya. Berdasarkan 20 jurnal yang digunakan sebagai penelitian terdahulu dikatakan bahwa dalam membangun lingkungan inklusif yang baik diperlukan kerjasama dari beberapa pihak, diantaranya kepala sekolah, guru, dan orang tua. Guru menjadi faktor utama dalam proses pendidikan inklusif, dan bantuan dari perangkat sekolah yang lainnya dapat memaksimalkan pendidikan inklusif. Dari hasil penulisan literature review dapat disimpulkan bahwa manajemen kurikulum dalam konteks pendidikan inklusif di sekolah dasar dapat optimal apabila tenaga pendidik memahami ruang lingkup dari manajemen kurikulum, ruang lingkup manajemen kurikulum meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi kurikulum dan juga diperlukan kerjasama dari beberapa pihak yaitu kepala sekolah, guru, dan orang tua. Kurikulum juga harus disesuaikan dengan kondisi ataupun karakter peserta didik berkebutuhan khusus supaya peserta didik berkebutuhan khusus dapat mengikuti pembelajaran seperti siswa normal lainnya.
ANALISIS DESAIN PEMBELAJARAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING DALAM KONTEKS PENGUATAN LITERASI HUMANISTIK DI SEKOLAH DASAR Yaasmin, Labiibah Shafiyyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13885

Abstract

Indonesia is rich in cultural wealth. However, our education has not fully appreciated that wealth. Education in this modern era uses an independent curriculum and integrates culture. In this Merdeka curriculum, there is a learning model, namely Culturally Responsive Teaching (CRT) which is integrated with culture because this is in accordance with 21st century learning. The teaching method called Culturally Responsive Teaching (CRT) is an approach method that connects the cultural background of students with the subject matter in an explicit and directed manner. 21st century learning is also associated with literacy that is adapted to the times. Humanistic literacy is the cornerstone of social behavior and involvement in social life, it is very important to improve. So that the purpose of this study is to strengthen humanistic literacy with  a Culturally Responsive Teaching (CRT) approach in the context of introducing cultural richness so that students can understand the cultural diversity that exists in Indonesia, and they become humans who can appreciate and tolerate cultural richness around their environment. This type of research uses interpretive qualitative, meaning a specific approach to research design, concept formation, data analysis and standards. The application of  the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach is very feasible in optimizing humanistic literacy in elementary schools. This learning design emphasizes the importance of understanding and enhancing students' social foundation values, as well as incorporating their social values and honing learning preparation.