Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROGRAM GURU TUGAS PONDOK PESANTREN AL-UTSMANI BONDOWOSO DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA INSANI DI DAERAH TERTINGGAL Mas’ad, Zamilul
International Conference on Humanity Education and Society (ICHES) Vol. 3 No. 1 (2024): Third International Conference on Humanity Education and Society (ICHES)
Publisher : FORPIM PTKIS ZONA TAPAL KUDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia. Pondok Pesantren sebagai lembaga pendidikan memiliki sifat kekhasan dalam pendidikannya. Pesantren memiliki dua visi utama yang harus ditunaikan antara lain: Pertama, untuk menyebarluaskan ajaran Islam ke seluruh pelosok Nusantara yang sangat pluralis. Kedua, Untuk memberikan respon terhadap situasi dan kondisi sosial suatu masyarakat yang tengah dihadapkan pada runtuhnya sendi-sendi moral dengan amar ma’ruf nahi munkar. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Utsmani Beddian Jambesari Bondowoso. dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri tiga unsur yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pondok Pesantren Al-Utsmani Beddian Jambesari Bondowoso dalam meningkatkan kualitas sumber daya insani melalui program guru tugas yang terdiri dari (a) perencanaan guru tugas, (b) pengorganisasian guru tugas, (c) pelaksanaan guru tugas dan (d) pengawasan guru tugas. Hasil penelitian ini menerangkan bahwa: program guru tugas dilaksanakan setiap tahun dan didistribusikan keberbagai kabupaten di jawa timur, Bali hingga Kalimantan. Perencanaan guru tugas dilakukan dengan memberikan pembekalan terhadap seluruh calon guru tugas, pengorganisasian guru tugas dilakukan dengan cara membentuk PJGT disetiap wilayah guru tugas, pelaksanaan guru tugas yaitu mengabdikan diri untuk menjadi ustadz atau ustadzah dengan berkomitmen menjalankan kegiatan pendidikan serta keagamaan di lokasi yang telah ditentukan selama kurang lebih 2 tahun. Pengawasan guru tugas dilakukan dengan melakukan pemantauan kegiatan dimasing-masing kota setiap bulannya, agar berjalan dengan baik dan benar.
Effectiveness of Islamic Education Learning Model Based on Higher Order Thinking Skills (HOTS): Systematic Review Asnawi, Mohamad Fauzil Adhim; Mas’ad, Zamilul
Progressive Journal of Educational Science Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Dinamika Ilmu Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65729/progressive.v1i2.330

Abstract

This study aims to systematically review the effectiveness of various Islamic Religious Education learning models based on Higher Order Thinking Skills (HOTS). In facing the challenges of the 21st century, higher-order thinking skills are crucial to form critical, creative, and reflective learners. This study examines various HOTS learning models such as Problem-Based Learning (PBL), Project-Based Learning (PjBL), Discovery Learning, Inquiry Learning, Integrative-Conceptual Models, and Digital Learning in the context of PAI. The results of the study show that all of these models consistently improve student learning outcomes from both cognitive and affective aspects. However, its implementation faces several obstacles, especially in teacher readiness, limited facilities and infrastructure, and lack of understanding in HOTS-based assessments. Thus, increasing teacher capacity, strengthening infrastructure, and developing contextual evaluation instruments are urgent matters for optimizing HOTS learning in Islamic Religious Education.