Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Media Sodial Tiktok Terhadap Keterampilan Bahasa Anak Usia 7-8 Tahun Di Sdn 173 Pekanbaru Kecamatan Tenayan Raya Puja Kusuma Wati
CERDAS - Jurnal Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/cerdas.v3i1.161

Abstract

Selama masa pandemi, eksistensi aplikasi Tiktok semakin kuat. Aplikasi Tiktok mempermudah para konten kreator pemula untuk membuat video singkat yang menarik perhatian. Banyak isi dari video tersebut yang berisi ujaran-ujaran tidak pantas, salah satunya bahasa kasar. Anak-anak yang melihat isi konten tersebut, tentu saja belum bisa mempertimbangkan apakah ujaran tersebut layak jika diucapkan di khalayak umum. Banyak dari mereka menirukan bahasa kasar dari konten aplikasi Tiktok. Fokus penelitian ini adalah, mengetahui pengaruh bahasa anak apa saja yang mereka tirukan dari konten aplikasi Tiktok. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan subjek kelas 1 SDN 173 Pekanbaru,kecamatan tenayan raya .Dari hasil penelitian, banyak ditemukan jenis-jenis bahasa kasar yang mereka ucapkan. Jenis bahasa kasar tersebut dapat digolongkan menjadi lima jenis yaitu kondisi, nama hewan, makhluk astral, sebuah objek, dan bagian organ tubuh manusia. Mereka mengaku bahwa, dari konten Tiktok mereka menirukan dan ikut memviralkan ujaran-ujaran bahasa kasar tersebut. Anak-anak remaja tersebut mengaku wajar dan lumrah jika mengucapkan bahasa kasar tersebut.
Dampak “Tiktok” pada Kemampuan Berkomunikasi Siswa Puja Kusuma Wati
CERDAS - Jurnal Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.738 KB) | DOI: 10.58794/cerdas.v1i2.183

Abstract

Keberadaan aplikasi Tiktok semakin banyak diminati sejak Pandemi COVID-19. Aplikasi Tiktok memudahkan pemula untuk membuat video pendek yang menarik perhatian. Sebagian besar konten video berisi komentar yang tidak pantas, salah satunya adalah bahasa yang menyinggung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan bahasa mana saja yang ditiru oleh anak dari konten aplikasi Tiktok. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan subjek kelas 1 adalah SDN 173 Pekanbaru, Subbagian Tenayan Raya. Berbagai macam bahasa ofensif ditemukan dalam hasil survei. Jenis bahasa kotor ini dapat diklasifikasikan menjadi lima jenis, yaitu keadaan, nama binatang, makhluk astral, benda dan bagian organ tubuh manusia. Mereka mengakui bahwa berdasarkan konten Tiktok mereka, mereka meniru dan berpartisipasi dalam penyebaran bahasa yang menyinggung ini. Para remaja ini mengakui bahwa berbicara dengan bahasa yang menyinggung seperti itu adalah wajar dan sehari-hari.