Dra. Windari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SUPERVISI KOLEGIAL PENINGKATAN MOTIVASI PEMBIASAAN KARATER BAIK (PKB) DI SMP NEGERI SATU ATAP LOCERET KABUPATEN NGANJUK Dra. Windari
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 3 No 1 (2024): JPTWH Volume 3 Nomer 1, Maret 2024
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam pengembangan siswa yang berintegritas dan berkarakter baik. Pembelajaran Pembiasaan Karakter Baik merupakan salah satu cara untuk mengembangkan pendidikan karakter yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.Program Pembiasaan Karakter Baik merupakan salah satu strategi dalam pengembangan pendidikan karakter siswa. Diskusi memecahkan masalah pembelajaran merupakan proses teratur yang melibatkan sekelompok Guru Dalam supervisi kolegial, guru- guru dapat diorganisasikan dalam suatu kelompok untuk nberdiskusi masalah pembelajaran, teremasuk masalah pembiasaan karakter baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan pembelajaran Pembiasaan Karakter Baik yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri Satu Atap Loceret Kabupaten Nganjuk . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan Sekolah (PTS) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah guru dan juga siswa SMP Negeri Satu Atap Loceret Kabupaten Nganjuk . Kesimpulan dari PTS Ini adalah : Para Guru aktif dalam dalam supervisi kolegial dalam pembelajaran Pembiasaan Karakter Baik ( PKB) di SMP Negeri Satu Atap Loceret Kabupaten Nganjuk Kegiatan PTS supervisi kolegial dalam pembelajaran PKB melalui supervise kolegial di SMP Negeri Satu Atap Loceret Kabupaten Nganjuk ., terbagi pada 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Penerapan supervisi kolegial dapat meningkatkan motivasi Guru dan siswa dalam pembelajaran PKB di SMP Negeri Satu Atap Loceret Kabupaten Nganjuk Skor rata rata dari aspek pembelajaran PKB melalui supervisi kolegial mengalami peningkatan. Hal ini terbukti dengan peningkatan skor dari 55,20 pada saat pra PTS meningkat menjadi 66,00 pada siklus 1 dan meningkat menjadi 86,00 pada siklus 2. Peneliti memberikan saran bahwa Metode supervisi kolegial dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan motivasi dan kualitas proses dan hasil pembelajaran.
PENINGKATAN BRANDING SCHOOL MELALUI SUPERVISI KLINIS PENYUSUNAN MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF BAGI GURU SMP NEGERI SATU ATAP KABUPATEN NGANJUK Dra. Windari
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 3 No 1 (2024): JPTWH Volume 3 Nomer 1, Maret 2024
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu sekolah salah satunya bergantung pada kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan di sekolah. Kepala sekolah mempunyai peranan yang sangat penting untuk memajukan lembaga yang dipimpinnya. Keberadaan kepala sekolah menjadi tokoh sentral yang dapat mengubah wajah satuan pendidikan, Model supervisi klinis lebih menekankan pada hubungan tatap muka antara supervisor dengan guru serta terpusat pada perilaku aktual guru dalam pembelajaran . Spervisi klinis merupakan pembinaan performan guru dalam mengelola proses pembelajaran. Media hendaknya dipilih yang dapat menunjang pencapaian tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya, mungkin ada sejumlah alternatif yang dianggap cocok untuk tujuan-tujuan itu, maka Guru perlu menyusun media pembelajaran yang inovatif. Tujuan PTS ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan supervisi klinis peyusunan media inovatif lingkungan belajar untuk meningkatkan Branding school di SMP Negeri Satu Atap Loceret Kabupaten Nganjuk. Hasil PTS ini adalah : Melalui supervisi klinis dapat memotivasi guru dalam peningkatan Branding school melalui penyusunan dan pemanfaatan media pembelajaran inovatif. Supervisi klinis dilakukan dengan tahapan : tahap perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, observasi dan interpretasi tindakan, sampai refleksi pembelajaran, Terjadi peningkatan Branding school melalui penerapan media pembelajaran inovatif setelah dilakukan supervisi klinis di SMP Negeri Satu Atap Loceret Kabupaten Nganjuk Melalui supervise klinis mampu meningkatkan Branding school melalui memanfaatkan media pembelajaran inovatif,. Hal ini terbukti pada siklus I rerata sebesar 65 % kategari cukup, pada siklus II meningkat menjadi 85% kategori sangat baik Kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran mempunyai kewajiban untuk mengembangkan Branding school dengan berbagai strategi.