Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Inovasi Produk dan Orientasi Pasar terhadap Keunggulan Bersaing Pada Industri Karawo Di Kota Gorontalo Djakaria, Mohamad Rinaldi; Basalamah, Salim; Plyriadi, Annas
YUME : Journal of Management Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v7i3.7046

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui apakah inovasi produk memiliki pengaruh terhadap keunggulan bersaing pada industri karawo Di Kota Gorontalo; (2) Untuk mengetahui apakah orientasi pasar memiliki pengaruh terhadap keunggulan bersaing pada industri karawo Di Kota Gorontalo; (3) Untuk mengetahui apakah inovasi produk dan orientasi pasar memiliki pengaruh terhadap keunggulan bersaing pada Industri karawo Di Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi dan pembagian kuesioner sebanyak 103 responden sebagai sampel dari seluruh jumlah user sebanyak 464 Industri Karawo yang tersebar di seluruh kota Gorontalo. Data dianalisis dengan menggunakan program SPSS V.20. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Pengaruh inovasi produk terhadap keunggulan  besaing pada industri karawo di Kota Gorontalo adalah positif dan signifikan; (2) Pengaruh orientasi pasar terhadap keunggulan  besaing pada industri karawo di Kota Gorontalo adalah positif dan signifikan; (3) Pengaruh inovasi produk dan orientasi pasar terhadap keunggulan  besaing pada industri karawo di Kota Gorontalo adalah positif dan signifikan. Kata Kunci: Inovasi Produk, Orientasi Pasar, Keunggulan Bersaing
Strategi Personal Branding Melalui Sosial Media Tiktok Melinda Rohita Dewi, Ratna; Ishak, Rahayu Agustina; Rizkasari R, A. Amanda; Djakaria, Mohamad Rinaldi
Jurnal Bisnisman : Riset Bisnis dan Manajemen Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Bisnisman : Riset Bisnis dan Manajemen
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/bisnisman.v5i2.168

Abstract

Salah satu strategi komunikasi yang menanamkan persepsi positif seseorang kepada publik adalah melakukan sebuah personal branding. Kehadiran TikTok memiliki fungsi yaitu dapat menjadikan strategi digital marketing dan membangun sebuah brand, dengan TikTok dapat memengaruhi perilaku dari pengikutnya. Salah satunya selebgram TikTok Melinda Rohita atau dikenal sebagai Meyden terkenal lantaran personalitynya dianggap menyenangkan dan menghibur. Penelitian ini metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan berfokus pada studi kasus penelitian yaitu mengetahui bentuk personal branding Melinda Rohita melalui akun media sosial Tiktoknya @imeyhou. Didukung dengan delapan konsep utama personal branding Peter Montoya. Hasil penelitiannya menunjukan bahwa personal branding Melinda Rohita memenuhi kedelapan konsep utama yaitu spesialisasi, kepemimpinan, kepribadian, perbedaan, terlihat, kesatuan, keteguhan dan nama baik. Dengan karakter yang khas dan kuat dalam membentuk personal branding sebagai remaja yang cerdas, asyik, dan menghibur. Tidak hanya itu, dengan menggunakan aplikasi TikTok yang telah melengkapi beragam special fitur dengan berbagai hiasan saat membuat video, kemudian mengunggah ke akun media TikTok. Sehingga akun @imeyhou, memanfaatkan tiga elemen pendukung yang diberikan oleh TikTok yaitu: live TikTok, TikTok shop, dan popular.
Strategi Pemulihan Citra Merek (Brand Image Recovery) Aqua Pasca Krisis Isu “Sumur Bor” di Media Sosial Djakaria, Mohamad Rinaldi; Sahabi, Ansar
Jurnal Bisnis Digital & Perbankan Vol 1 No 1 (2025): Journal of Digital Business & Banking
Publisher : Politeknik Kebangsaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65177/jdbb.v1i1.39

Abstract

This study examines Aqua’s brand image recovery strategy following the “bore well” crisis circulating on social media, which significantly influenced public perceptions of the company’s transparency and integrity. The issue triggered a high level of attributed responsibility, requiring the company to implement theoretically grounded crisis communication strategies. This research aims to evaluate the effectiveness of Aqua’s recovery measures, including official clarifications, the disclosure of technical information regarding water sources, and the reinforcement of compliance with regulatory requirements. The study employs a descriptive qualitative approach through the analysis of documents, corporate statements, and public responses on social media. The findings indicate that Aqua adopted a rebuild strategy through corrective actions and enhanced transparency; however, the effectiveness remains limited due to gaps between corporate messaging and public expectations for independent verification. The analysis further reveals that brand image recovery in the digital era requires the integration of transparent information, external validation, and responsive two-way communication to restore trust. This study underscores that the success of brand image recovery depends on message consistency, accountability, and the company’s ability to adapt to rapidly evolving public discourse.