Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Usia Produktif melalui Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Batik Ikat Celup (Tie-Dye) Sesaria Prima Yudhaningtyas; Apri Kartikasari H.S; Marelita Wahyu Dwi Lestari; Melas Ilhan Mujni
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 2 No. 2 (2024): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v2i2.743

Abstract

Ibu rumah tangga usia produktif banyak membutuhkan kegiatan untuk mengisi waktu pascaselesai dengan berbagai urusan domestik. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan yakni yang tidak membuang waktu, mudah dilakukan, dan murah ditinjau dari segi pembiayaan. Pembuatan batik dengan teknik ikat celup atau dikenal dengan istilah tie-dye adalah salah satu alternatif yang bisa dilakukan. Subjek kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu rumah tangga usia produktif di rentang usia 20-50 tahun yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Adapun kegiatan yang dilakukan yakni: 1) pemberian materi pelatihan, pemberian contoh, dan praktik langsung dengan proses pendampingan. Hasil karya para ibu rumah tangga tersebut beraneka ragam, di antaranya motif batik yang dibuat dengan motif atau corak abstrak/ acak, spiral,crumple, dan shibori.
Integrasi Doutoku (Pendidikan Moral) dan Life Skill pada Kurikulum Pendidikan Jepang serta Perbandingannya dengan Indonesia: Penelitian Sesaria Prima Yudhaningtyas; Hartini
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5124

Abstract

Strengthening moral education and life skills is an urgent need amidst globalization and advances in digital technology. Education is no longer solely cognitively oriented; it must balance character development, ethics, and life skills. Japan is known for consistently integrating moral education and life skills into its national curriculum through a holistic approach. This study aims to analyze the integration of moral education and life skills in the Japanese education curriculum and compare it with the education curriculum in Indonesia. The research method used is library research by reviewing various scientific sources in the form of journals, books, and relevant education policy documents. The results of the study indicate that the Japanese curriculum is based on a holistic education philosophy (zenshin kyōiku) which emphasizes the balance of cognitive, affective, and psychomotor aspects through the Chi–Toku–Tai principle. Moral education (dōtoku) and life skills are implemented in an integrated manner through learning activities, school culture, and students' daily activities. Compared to Indonesia, the Japanese curriculum is more consistent in building character, discipline, social responsibility, and work ethic from elementary school. These findings encourage the integration of moral education, life skills, positive school culture, and balanced assessment into the national curriculum.