This Author published in this journals
All Journal JADID
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pendekatan Interpretasi Syahrur terhadap Ayat Jihad dan Qital: Tawaran Pengembangan Metodologi Tafsir Muhsin, Ahmad Anas
JADID: Journal of Quranic Studies and Islamic Communication Vol. 4 No. 02 (2024): September
Publisher : Universitas Kiai Abdullah Faqih (UNKAFA) Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33754/jadid.v4i02.1276

Abstract

Penelitian ini mendiskusikan metode pembacaan yang digunakan oleh Syahrur dalam menafsirkan ayat jihad dan qital, yang selanjutnya akan menjadi sebuah tawaran pengembangan metodologi tafsir. Syahrur memiliki pendekatan, metode dan teori interpretasi yang berbeda dengan kebanyakan ulama lain, khususnya dalam menafsirkan ayat qit?l. Ia berusaha medekonstruksi metodologi lama yang telah mapan dan kemudian merekonstruksinya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif diskriptif Dimana peneliti akan memotret dan menganalisis kritis pendekatan interpretasi Syahrur di dalam bukunya “tajf?f man?bi’ al- irhab” dengan membenturkannya dengan teori dan metode tafsir mu’tabarah yang telah mapan. Penelitian ini menemukan bahwa syahur dalam menafsirkan ayat qit?l menggunakan metode tafsir qur’an bil quran dengan menjadikan al-Qur’an sebagai objek interpretasi tunggal dan independent. Kemudian ia menggunalan pendekatan linguistik yang dikembangkan oleh Abu Ali al-Farisi, Ibnu Jinni, dan Abdul Qadir al-Jurjani. Berdasarkan bahwa al-Qur’an adalah objek interpretasi tunggal dan independent, kontekstualisasi terhadap segala konteks terletak pada teks al-Qur’an itu sendiri, sehingga konsep sinonimitas, nash mansukh harus ditiadakan karena semua itu dapat mencegah keluesan dan kefleksibelan teks al-Qur’an dalam proses kontekstulisasi menjawab tantangan zaman. Selain itu Syahr?r membedakan antara ayat qisas qurani yang tidak menghasilkan hukum dan ahkam risalah yang menghasilkan hukum. Kata Kunci: Syahrur, Jihad , Qital, Pengembangan, Metode Tafsir.