Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesıapan Madrasah Mengımplementasıkan Kurıkulum Merdeka di MIN 2 Bantul wijayanti, inggit; Intan Nur Ngazizah
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v6i2.5403

Abstract

Curriculum changes that are happening at this time are the implementation of the independent curriculum in several education units with a pilot project system, one of which is MIN 2 Bantul. With this the school as the spearhead in carrying out the implementation curriculum must be able to understand and apply it to the fullest because the quality of the implementation of the educational process is one of them by looking at the success rate of implementation. The purpose of this study is to describe the readiness of madrasa teachers in implementing the independent curriculum at MIN 2 Bantul. The research method is descriptive qualitative. The research samples were class I and IV teachers at MIN 2 Bantul, data collection was carried out through interviews, observation and documentation. The results of the study showed that the readiness of madrasa teachers in DIY in implementing the independent curriculum was quite ready. What the teacher did in preparing for implementation was understanding the characteristics of changes in the independent curriculum, reviewing and comparing learning outcomes and teacher and student books, analyzing learning abilities by setting goals. learning and the flow of learning objectives, developing new tools, and understanding the independent curriculum assessment. In this case the school facilitates teachers to carry out technical guidance held by religious decrees or from external services and teachers carry out independent learning related to the independent curriculum through several platforms that have been provided
Dampak Rebranding Twitter Menjadi X terhadap Loyalitas Merek: Peran Mediasi Sikap Konsumen dan Moderasi Keunikan Merek Wijayanti, Inggit; Kirana, Rani
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i1.31970

Abstract

Salah satu merek di dunia digital yang baru-baru ini menjalani proses rebranding adalah aplikasi X, yang sebelumnya dikenal dengan nama Twitter. Perubahan ini ditandai dengan penggantian logo dan nama platform menjadi 'X', menggunakan logo berbentuk huruf X berwarna putih dengan latar belakang hitam. Langkah rebranding ini dilakukan sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak dari rebranding Twitter menjadi X terhadap loyalitas merek, dengan fokus pada peran mediasi sikap konsumen serta moderasi keunikan merek. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah metode kuantitatif dengan survei sebagai teknik pengumpulan data. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah partisipan sebanyak 350 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterikatan konsumen terhadap merek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek. Selain itu, sikap konsumen terhadap proses rebranding bertindak sebagai mediator dalam hubungan antara keterikatan merek dan loyalitas merek. Temuan lainnya menunjukkan bahwa keunikan merek memiliki dampak positif dan signifikan terhadap loyalitas merek serta memoderasi hubungan antara keterikatan merek dan loyalitas merek. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa rebranding dapat meningkatkan loyalitas merek jika dilakukan dengan strategi yang mempertimbangkan keterikatan emosional konsumen, penerimaan terhadap perubahan, dan penguatan elemen keunikan merek. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya bagi perusahaan untuk tidak hanya membangun identitas baru melalui rebranding tetapi juga memperkuat hubungan emosional dengan konsumen serta memperhatikan bagaimana konsumen memandang keunikan dari produk atau layanan yang ditawarkan.