Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pertanggungjawaban Debitur dalam Perjanjian Joint Venture: Upaya Mewujudkan Keadilan para Pihak Liability Purba, Boyke; Suhariyanto, Didik; Ismail, Ismail
Jurnal Hukum Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Hukum Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jhi.v3i4.1107

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi konsep pertanggungjawaban debitur dalam perjanjian joint venture untuk memahami dinamika yang memengaruhi keadilan bagi semua pihak yang terlibat. Latar belakang masalah menggarisbawahi kenyataan bahwa banyak perjanjian joint venture, yang seharusnya menciptakan kolaborasi yang saling menguntungkan, sering kali menimbulkan ketidakadilan. Hal ini terjadi karena ketidakjelasan dalam pengaturan tanggung jawab, yang dapat mengakibatkan kerugian signifikan bagi salah satu pihak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara spesifik pengaturan tanggung jawab dalam perjanjian joint venture dan untuk mengidentifikasi elemen-elemen kunci yang dapat mendorong terciptanya keadilan di antara para pihak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analisis kasus. Data yang dianalisis mencakup bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, sehingga memberikan pandangan yang komprehensif mengenai isu yang diangkat. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara ketentuan hukum dan praktik di lapangan, serta identifikasi spesifik tentang ketentuan dalam perjanjian yang berpotensi menciptakan ketidakadilan. Temuan kunci mencakup perlunya perbaikan dalam pengaturan tanggung jawab dan ganti rugi yang lebih jelas. Kesimpulan penelitian menekankan bahwa untuk mewujudkan keadilan dalam perjanjian joint venture, diperlukan pembaruan regulasi, peningkatan kejelasan klausul, dan penegakan hukum yang lebih efektif. Rekomendasi yang dihasilkan bertujuan untuk memberikan panduan bagi perbaikan regulasi ke depan.
Data-Driven Evaluation of Family Card Service Quality in SIAK Using FP-Growth and Association Rule Zai, April Triani; Purba, Windania; Purba, Boyke; Calvin, Joe; Prameswari, Anindya Cita
Sinkron : jurnal dan penelitian teknik informatika Vol. 10 No. 2 (2026): Article Research April, 2026
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/sinkron.v10i2.16108

Abstract

Public services in population administration play a fundamental role in ensuring citizens' access to legal identity documents and essential administrative services. The implementation of the Population Administration Information System (SIAK) has significantly improved service efficiency and data integration across administrative units. However, persistent challenges such as fluctuating service demand, uneven workload distribution, and limited data-driven evaluation mechanisms continue to affect overall service quality. Traditional perception-based evaluation methods, such as SERVQUAL, are considered subjective and insufficient for capturing operational dynamics in real-world service environments. This study aims to evaluate the quality of family card issuance services using a data-driven approach based on the FP-Growth algorithm. The methodology encompasses several stages, including data preprocessing, discretization using equal-frequency binning, transformation into binomial transaction format, frequent pattern mining, and association rule analysis employing support, confidence, and lift metrics. The dataset consists of daily service records categorized into four service types, namely YBS, 3in1, Death, and Urgent services. The results reveal that YBS and Death services form stable and dominant service patterns with consistent workload contributions, while 3in1 and Urgent services exhibit more dynamic and variable behavior requiring adaptive management strategies. The generated association rules yielded confidence values reaching up to 1.00 and lift values greater than 1, indicating strong and meaningful interdependencies between service categories. These findings offer practical insights for improving service responsiveness and operational performance. In conclusion, this study confirms that a data mining approach effectively supports objective service quality evaluation and evidence-based decision-making in optimizing resource allocation and operational planning.