Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Personnel Administration Burden at the Semarang Regency Public Works Office Ishaq Dhimas Bayuaji; Nathaniel, Timothy
Arkus Vol. 10 No. 1 (2024): Arkus
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/arkus.v10i1.436

Abstract

Administrative expenses are all forms of activities that are supporting and do not directly contribute to achieving organizational goals. This study aims to describe the administrative burden on the Semarang Regency Public Works Office, one of the regional apparatus organizations (OPD) responsible for providing public works infrastructure in the area. This study analyzes the administrative burden in terms of finance, human resources and work processes. The results of the analysis show that the administrative burden from a financial perspective is still low, while the administrative burden in terms of human resources and work processes is quite high. There are several efforts to optimize administrative management, such as increasing employee capacity and competence, utilizing information technology, simplifying procedures, increasing transparency and accountability, and carrying out regular monitoring and evaluation. The aim of this effort is to reduce the administrative burden to a minimum, so as to increase the efficiency and effectiveness of OPD in carrying out public works affairs in Semarang Regency.
Mengungkap Kecurangan Laporan Keuangan Menggunakan Teori Hexagon: Komite Audit Moderasi Nathaniel, Timothy; Reskino
Action Research Literate Vol. 8 No. 8 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i8.477

Abstract

Laporan keuangan adalah sarana untuk mengkomunikasikan kondisi keuangan dan informasi terkait kegiatan perusahaan selama periode waktu tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap kecurangan laporan keuangan dengan menggunakan teori kecurangan segi enam dengan peran komite audit sebagai moderator antara target keuangan, pemantauan yang tidak efektif, pergantian auditor, kesombongan, pergantian direksi dan kolusi kecurangan laporan keuangan. Dalam mempelajari terjadinya kecurangan laporan keuangan, peran komite audit perlu dipertimbangkan beserta faktor-faktor lainnya. Penelitian ini menggunakan SMPLS untuk melakukan pengujian hipotesis, menggunakan 140 laporan keuangan perusahaan publik manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2020-2022. Dengan toleransi kesalahan 10%, penelitian ini menemukan bahwa pemantauan yang tidak efektif, pergantian direksi dan kolusi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, dan komite audit menurunkan pengaruh target keuangan terhadap kecurangan laporan keuangan. Dapat disimpulkan bahwa komite audit hanya dapat mengurangi kecurangan laporan keuangan yang didorong oleh target keuangan. Implikasi dari penelitian ini memberikan saran untuk penelitian ke depan dalam mengungkap penyebab penipuan laporan keuangan.