Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LATERAL PERFORMANCE OF COLD-FORMED STEEL-PLYWOOD COMPOSITE WALLS saputra, muhamadd andy harjuna setahadi; S, Siswosukarto; A, Awaludin
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 5 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v5i5.7593

Abstract

Traditional brick walls face notable limitations, particularly in their weight and vulnerability to lateral forces, which can lead to significant damage under seismic conditions. This study investigates Cold-Formed Steel (CFS) and plywood composite walls as an alternative solution, focusing on lateral load performance. Laboratory tests on CFS-plywood wall specimens, both with bracing and without bracing, allowed for a comparison of lateral load capacity, deflection, and crack development. The findings reveal that bracing improves lateral stability significantly, enabling the braced walls to support a peak load of 14.127 kN compared to 13.77 kN in unbraced walls. Additionally, bracing reduces deflection and distributes cracks more evenly, presenting CFS-plywood composite walls as a lightweight, resilient choice for earthquake-resistant structures.
Analisis Numerik Momen Lentur Sambungan Plate pada Square Pile menggunakan Metode Elemen Hingga M, Zulfikriansyah; A, Awaludin; I, Satyatno
Action Research Literate Vol. 8 No. 8 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i8.516

Abstract

Penelitian ini menganalisis sambungan plat baja pada Square Pile yang terletak pada masing-masing ujung pile. Sambungan pelat baja disatukan menggunakan las, agar mempermudah dan mempercepat sambungan pada saat kontruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis momen lentur pada sambungan plate yang digunakan pada square pile dengan menggunakan metode elemen hingga. Penelitian ini menggunakan metode pengujian lentur pada spesimen dengan mengikuti standar Jepang JIS A 5373:2010. Hasil uji eksperimen yang dapat juga memiliki selisih yang serupa, maka dari penggunaan metode finite element untuk analisis numerik ini dapat mendekati hasil uji eksperimen yang telah dilakukan. Dari hasil penelitian, simulasi elemen hingga pada benda uji TP1 dan TP2 menunjukkan karakteristik kegagalan lentur yang berbeda. Pada TP1, retakan muncul di tengah bentang dan memanjang ke atas hingga terjadi kegagalan pada beton akibat patahnya tulangan baja