Bahari, Fauzi Rizky
Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Artificial Intelligence Di Dunia Perbankan Sebagai Inovasi Di Era Disrupsi Tenaga Kerja Fauzi Rizky Bahari
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 7 No. 2 (2024): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v7i2.684

Abstract

Perusahaan fintech yang saat ini kian menjamur adalah fenomena dari inovasi teknologi, disisi lain terjadi disrupsi untuk para karyawannya. Industri perbankan mulai menawarkan layanan perbankan digital untuk tetap bersaing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan bagaimana digitalisasi dan pemanfaatan AI berfungsi dalam mengelola perbankan dan bagaimana hal itu berdampak pada sektor perbankan. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan metode pengumpulan data atau studi pustaka dari berbagai sumber literatur, seperti buku, artikel jurnal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sektor perbankan mengalami disrupsi akibat teknologi dan digitalisasi, maka dari itu perbankan harus memanfaatkan digitalisasi dan AI semaksimal mungkin sebagai strategi bersaing. Lembaga keuangan syariah mungkin mengalami masalah dengan manajemen risiko menggunakan AI. sehingga keuntungan maksimal dan kerugian minimal.
ANALYSIS OF FACTORS CAUSING THE EXISTENCE OF ILLEGAL PARKING ATTENDANTS AND PAK OGAH IN THE PERSPECTIVE OF SHARIA ECONOMICS IN MAJALENGKA DISTRICT Bahari, Fauzi Rizky; Sutono; Rohmah, Nur; Awaliyah, Rika
Journal of Islamic Economic Development Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Islamic Economic Development
Publisher : P3M - STAI Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The phenomenon of illegal parking attendants and pak ogah in the public spaces of Majalengka Regency reflects complex economic and social problems. This study aims to analyze the factors that cause the rampant practice and examine its suitability with the principles of Islamic economics. The research used descriptive qualitative methods with data collection techniques through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies. The results show that economic (unemployment and poverty), social (low education and permissive culture), and structural (weak regulations and lack of law enforcement) factors are the main causes. From an Islamic economic perspective, this practice contradicts the principles of justice, benefit and transparency of the contract. This study recommends solutions based on community empowerment through mosques and ZISWAF funds, strengthening integrated regulations, and sustainable Islamic economic education.
Kesejahteraan Dosen dan Faktor Kelembagaan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta di Jawa Barat Fauzi Rizky Bahari
Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/glosains.v6i2.610

Abstract

Latar Belakang: Kesejahteraan dosen berperan penting dalam menjaga mutu dan keberlanjutan pendidikan tinggi, khususnya pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) yang memiliki karakter akademik dan spiritual yang khas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesejahteraan dosen PTKIS di Jawa Barat dengan meninjau aspek ekonomi, psikologis, dan spiritual dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan dosen dari beberapa PTKIS di Jawa Barat dan dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan dinamika kesejahteraan dosen. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan dosen masih menghadapi tantangan berupa pendapatan yang relatif rendah, beban kerja yang tinggi, serta dukungan kelembagaan yang belum optimal. Kondisi ini memengaruhi kesejahteraan psikologis dan kepastian pengembangan karier akademik. Namun demikian, motivasi spiritual dan nilai pengabdian menjadi faktor penting yang menjaga komitmen dosen. Kesimpulan: Peningkatan kesejahteraan dosen PTKIS memerlukan penguatan dukungan finansial, penataan beban kerja, serta pengembangan karier akademik yang berkelanjutan agar mutu pendidikan tinggi dapat terjaga.