Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pengembangan Wisata Bukit Janglangas melalui Kelompok Sadar Wisata di Desa Tundagan Kabupaten Pemalang Asfiya, A’arof; Solikhandari, Shinta; Irfangi, A Mukhsin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7668

Abstract

Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat menjadi pendekatan strategis dalam mendorong kemandirian desa dan keberlanjutan destinasi wisata. Desa Tundagan, Kabupaten Pemalang, memiliki potensi wisata alam berupa Wisata Bukit Janglangas yang dikelola melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Namun, pemanfaatan potensi tersebut belum optimal sehingga diperlukan strategi pengembangan yang terarah dan berbasis kondisi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pokdarwis dalam pengembangan Wisata Bukit Janglangas, mengidentifikasi strategi yang telah diterapkan, serta merumuskan model strategi dan roadmap pengembangan yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap ketua dan anggota Pokdarwis, perangkat desa, serta wisatawan (apabila memungkinkan), observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pokdarwis telah berperan sebagai pengelola dan penggerak kegiatan wisata, namun tingkat keaktifan dan kapasitas kelembagaan masih belum optimal. Strategi pengembangan yang berjalan meliputi pengelolaan sederhana daya tarik wisata, promosi terbatas melalui media sosial, serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan tertentu. Kendala utama meliputi rendahnya intensitas promosi digital, keterbatasan sumber daya manusia, serta kurang memadainya sarana dan prasarana pendukung. Penelitian ini menghasilkan model strategi pengembangan yang menekankan penguatan kelembagaan Pokdarwis, peningkatan kapasitas SDM, optimalisasi promosi digital, serta penyediaan infrastruktur dasar, yang dituangkan dalam roadmap pengembangan jangka pendek, menengah, dan panjang. Temuan ini diharapkan menjadi rujukan bagi pengelolaan wisata desa berbasis masyarakat secara berkelanjutan.