Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Tingkat Pemahaman Konsep Mahasiswa Terhadap Matakuliah Aplikasi Komputer Bisnis Aswidani, Aswidani
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i1.2954

Abstract

This research aims to determine the level of students' understanding of the concept of the Business Computer Application (Aplikombis) course; -In studying the Applicombis course, it is hoped that students have an understanding of concepts related to computer systems, so that students can easily and quickly take the course. The research was conducted on students in the second semester of the management study program in 2020/2021 which was divided into 4 classes; class II A, class II B, class II C and class II D This study uses a quantitative descriptive approach and test instruments; There are 39 question items divided into 8 hardware questions, 11 software system questions, 14 application software questions and 6 brainware question items. The results of the study show that the percentage of concept understanding level of students in the second semester of the 2020/2021 management study program towards the business computer application course is 62%, with details of 75% of students being able to repeat the concepts studied, 57% being able to clarify objects based on concepts, 50% being able to make examples and not examples, and 68% being able to relate concepts to other concepts. The level of understanding of the concept of class A students towards the application course is 71%, (high), the level of understanding of the concept of class B students is 54% (moderate), the level of understanding of the concept of class C students is 59% (moderate) and the level of understanding of the concept of class D students is 55% (moderate). The average student has a "moderate" level of understanding of the concept, this shows that the second semester students are able to take the application course even though there are still 40% of students who have a level of understanding of the concept under the medium classification.
Pelatihan end User Computing (EUC) Aswidani, Aswidani
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i3.1409

Abstract

End user coumputing(EUC) adalah pengguna akhir yang memiliki keahlian non teknologi informasi, namun mereka mampu untuk mengelola, menggunakan, dan mengakses sumber daya teknologi Informasi seperti perangkat lunak aplikasi dan data tanpa memerlukan keahlian teknis yang mendalam. Fokus utama dari EUC adalah mampu secara mandiri mengembangkan alat, aplikasi dan lingkungan kerja dalam menangani kebutuhan komputasi. Adanya EUC dapat meningkatan efisiensi dan produktifitas dalam aktivitas organisasi/perusahan. Terdapat 4 level keahlian EUC, yaitu level menu, level perintah, level programer dan level fungsional. Tujuan dari pelatihan ini meningkatkan kemampuan EUC. Metode yang digunakan dalam pelatihan EUC (PEUC) adalah presantasi, praktik dan test. PEUC di lakukan selama dua hari. Materi pelatihan terdiri atas: 1) Sistem komputer dan solusi masalah 2) Aplikasi Office, 3) Internet dan keamanan data. Terdapat dua kali test yaitu test sebelum pelatihan(pretest) dan tes setelah pelatihan (Post-Test). Hasil pretest menunjukan kemampuan EUC pada mahasiswa masih kurang (level 0-1). dan setelah pelatihan meningkat pada kategori cukup baik hingga baik (level1- 2).
Penyuluhan Manajemen Keuangan untuk Usaha Kecil Aswidani, Aswidani
Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v3i1.245

Abstract

Usaha kecil merupakan tulang punggung perekonomian banyak negara, termasuk Indonesia. Namun, banyak usaha kecil yang menghadapi tantangan besar dalam mengelola keuangan mereka, yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha. Penyuluhan mengenai manajemen keuangan ini sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan para pelaku usaha dalam mengelola arus kas, menyusun laporan keuangan, serta merencanakan anggaran. Artikel ini bertujuan untuk membahas pelaksanaan penyuluhan manajemen keuangan dan evaluasi dampaknya terhadap kemampuan pengelolaan keuangan usaha kecil.
Analisis Kesuksesan Sistem Informasi dengan Mengadopsi Model Delone dan Mc Lean Aswidani, Aswidani
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v4i7.1307

Abstract

Berdasarkan Model DeLone dan McLean Sistem Informasi (DMIS) versi revisi tahun 2003, terdapat enam faktor yang memengaruhi keberhasilan sistem informasi, yaitu kualitas sistem informasi, akurasi informasi, mutu layanan, penggunaan, kepuasan pengguna, dan keuntungan yang diperoleh; Menurut DeLone dan McLean, semakin baik sistem informasi dan layanan, semakin baik penggunaan dan kepuasan pengguna. Ini akan menghasilkan manfaat bersih bagi perusahaan. Dalam penelitian ini, hanya dibatasi pada empat komponen yakni kualitas sistem informasi, akurasi informasi, mutu pelayanan, dan kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen yang mempengaruhi keberhasilan sistem informasi. Penelitian ini dilaksanakan pada Sistem Informasi Akademik (SIMAK) di Fakultas Ekonomi, Universitas Khairun (UNKHAIR). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara bersamaan, kualitas sistem, akurasi informasi, dan mutu pelayanan memiliki pengaruh yang kuat dan signifikan terhadap kepuasan pengguna SIMAK UNKHAIR. Namun, secara terpisah, kualitas sistem informasi tidak berpengaruh terhadap kepuasan pengguna. Temuan ini tidak mendukung pandangan DeLone dan McLean. Hasil studi ini bermakna bahwa keberhasilan sistem informasi pada SIMAK UNKHAIR, khususnya pada pengguna di fakultas ekonomi dengan menggunakan model DMIS tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa kualitas sistem informasi memengaruhi kepuasan pengguna. Hal ini disebabkan oleh sifat wajib (mandatory) dari SIMAK UNKHAIR, yang membuat pengguna tidak terlalu memperhatikan kualitas sistem informasi secara mendalam.
Sosialisasi Peran Orang Tua Terhadap Pengaruh Teknologi Informasi Pada Anak Aswidani, Aswidani
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i10.523

Abstract

Sosialisasi peran orang tua terhadap pengaruh teknologi informasi pada anak ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada orang tua bagaiman peran orang tua dalam menghadapi pengaruh teknologi informasi dewasa ini. Sosialisasi ini di lakukan di kecamatan ternate utara, bertempat di dua lokasi yaitu lokasi belakang RRI dan lokasi toloko dengan peserta sebanyak 50 Orang. Metode pelaksanaannya dilakukan dengan penyampaian materi dan pelatihan. Hasil sosialisasi akan di lihat dari kuisioner yang diisi oleh peserta setelah peserta menyelesaikan sesi materi dan pelatihan. Hasil kuisioner dari 50 peserta menjelaskan bahwa 100% peserta memahami materi yang disampaikan, 100% peserta menyatakan menambah pengetahuan baru, 100% peserta menyatakan akan menerapkan pelatihan yang dipelajari kepada anak, 100% peserta menyatakan akan berbagi informasi kepada lingkungan disekitarnya dan 100% peserta merasa bahagia mengikuti sosialisasi dan pelatihan ini.
Mengukur Usability Pada Website Simak Universitas Khairun Menggunakan Hauristic Evaluation Methode Aswidani, Aswidani
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 10 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i10.634

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian studi kasus menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi. Tujuannya mengetahui seberapa besar usability atau daya guna dari website SIMAK Universitas Khairun (Unkhair). Metode pengukuran menggunakan Ten Heuristic Evaluation Methode yang dikembangkan oleh Nielsen Jakob & Mack pada tahun 1990. Dalam pengukuran ini Nielsen menambahkan savering rating untuk mengetahui tingkat keparahan dari produk yang diteliti. Terdapat 4 savering rating; dari angka 0 (tidak parah) sampai angka 4 (fatal/parah). Pada penelitian ini, peneliti menambahkan skala linkert 1 sampai 5, untuk mengukur tingkat kesesuaian fungsi konten website SIMAK dengan 10 point evaluasi heuristik. Adapun variabel yang diukur adalah variabel usability dan variabel website SIMAK. Variabel usability terdiri atas 10 evaluasi hauristik dan variabel dari web simak terdiri atas 4 Laman/konten utama yaitu Login, Branda, Akademik dan Keluar. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata konten yang terdapat pada website SIMAK Unkhair memiliki skala 3,9 atau “sesuai kebutuhan”, dengan savering rating pada tingkat 1 atau tidak parah, karena permasalahan hanya terdapat pada tampilan sehingga tidak perlu perbaikan. Ini menjelaskan bahwa Website SIMAK Unkhair memiliki unsur Usability yang “BAIK”.
Analisis Faktor-Faktor Kesuksesan Penggunaan Aplikasi Digital Terhadap Kinerja Individu: Studi Pada Organisasi Dengan Sistem Informasi Terbatas Aswidani, Aswidani
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 4 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor kesuksesan penggunaan aplikasi digital terhadap kinerja individu pada sebuah organisasi yang memiliki keterbatasan dalam penerapan sistem informasi. Model yang digunakan mengadaptasi model DeLone dan McLean serta modifikasi oleh Iqbaria, dengan fokus pada pengaruh kualitas sistem, kualitas informasi, dan dukungan organisasi terhadap kepuasan pengguna dan kinerja individu. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan data dari 40 responden, yang merupakan pegawai dari berbagai unit kerja dalam organisasi. Alat analisis yang digunakan adalah confirmatory factor analysis (CFA) dan path analysis dengan bantuan software SPSS 20 dan AMOS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem (56%), kualitas informasi (52%), dan dukungan organisasi (11%) berpengaruh terhadap kepuasan pengguna, yang selanjutnya berpengaruh sebesar 88% terhadap kinerja individu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun sistem informasi tidak diterapkan secara merata, penggunaan aplikasi digital tetap memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja individu.
Pelatihan Manajemen Keuangan Berbasis Praktik Bagi UMKM Aswidani, Aswidani
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan manajemen keuangan berbasis praktik ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengelola keuangan secara aplikatif. Kegiatan dilaksanakan di Kota Ternate sebagai tindak lanjut dari penyuluhan teori yang sebelumnya diberikan. Sepuluh peserta dilibatkan dalam pelatihan ini, yang difokuskan pada empat bidang utama: perencanaan keuangan, penyusunan anggaran, pengelolaan dan penilaian risiko keuangan, serta prosedur pencatatan dan pelaporan keuangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan praktik langsung (learning by doing), di mana peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mempraktikkannya dengan menggunakan modul dan template yang telah disiapkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta menyusun rencana keuangan, membuat anggaran bulanan, mengidentifikasi risiko, serta mencatat transaksi keuangan menggunakan format digital sederhana. Evaluasi pre dan post menunjukkan bahwa pelatihan ini membantu peserta memahami pentingnya pemisahan pengeluaran pribadi dan usaha, serta pentingnya administrasi yang rapi untuk mendukung keberlanjutan usaha. Meskipun demikian, beberapa tantangan diidentifikasi, seperti keterbatasan waktu peserta untuk pencatatan rutin dan keterampilan literasi digital yang masih perlu ditingkatkan. Kegiatan ini tidak hanya memberi kontribusi praktis bagi pelaku UMKM, tetapi juga menjadi model alternatif yang dapat direplikasi di daerah lain sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi lokal.
Analisis Pemanfaatan, Persepsi, dan Dampak ChatGPT Bagi Mahasiswa Aswidani, Aswidani
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 11 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana mahasiswa memanfaatkan, menilai, dan merasakan dampak penggunaan ChatGPT dalam proses pembelajaran. Studi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 52 responden yang dipilih secara purposive, yaitu mahasiswa semester lima yang telah memiliki dasar pengetahuan sistem informasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk melihat kecenderungan nilai minimum, maksimum, rata-rata, dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan ChatGPT berada pada kategori tinggi, terutama dalam membantu memahami materi sulit, mencari referensi tambahan, serta memperjelas konsep akademik. Sementara itu, persepsi mahasiswa berada pada kategori moderat. Mereka merasa ChatGPT mudah digunakan, tetapi tetap berhati-hati terhadap akurasi dan relevansi informasi yang diberikan. Dari sisi dampak, ChatGPT memberikan pengaruh positif yang cukup kuat, terutama dalam meningkatkan efisiensi belajar dan menyediakan alternatif sumber pembelajaran yang mudah diakses. Namun, kontribusinya terhadap kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar masih belum optimal. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa ChatGPT memiliki peran strategis sebagai media pendukung pembelajaran digital, tetapi penggunaannya tetap perlu diimbangi dengan sikap kritis dan etika akademik yang baik.
Meningkatkan Literasi Digital di-Era Kecerdasan Buatan: Studi Pengabdian Masyarakat Berbasis Partisipatif Aswidani, Aswidani
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 11 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan seperti ChatGPT, membawa perubahan besar dalam cara masyarakat mencari informasi, belajar, dan bekerja. Di satu sisi, AI memberikan kemudahan karena mampu membantu proses penulisan, analisis data, dan pencarian referensi dengan cepat. Namun, di sisi lain, teknologi ini juga menimbulkan tantangan seperti risiko penyalahgunaan informasi, ketergantungan pada sistem otomatis, serta rendahnya pemahaman masyarakat mengenai etika dan keamanan digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat melalui penyuluhan dan pelatihan berbasis partisipatif. Peserta dilibatkan secara aktif untuk memahami cara kerja AI, potensi manfaatnya, serta risiko yang perlu diwaspadai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai penggunaan ChatGPT secara aman, kritis, dan bertanggung jawab. Peserta juga memperoleh kemampuan baru dalam memilah informasi digital, menyusun pertanyaan efektif, serta menilai keandalan keluaran yang dihasilkan oleh AI. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membantu membangun kesadaran masyarakat untuk menjadi pengguna teknologi yang bijak, etis, dan produktif. Program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas literasi digital di berbagai komunitas dan mendorong pemanfaatan AI secara positif di kehidupan sehari-hari.