Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBERDAYAAN LANSIA DENGAN SENAM HIPERTENSI UNTUK PENGENDALIAN TEKANAN DARAH DI PADUKUHAN SIYONO KULON Wijayanti, Nandita Kurnelia; Safa, Destya Noor; Noviantoko, Demas Adi; Shodiq, Muhammad Fajrus
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 05 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi banyak diderita oleh lansia dan biasanya tidak menimbulkan tanda dan gejala. Hipertensi di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun 2013 sebesar 25,8% menjadi 34,1% tahun 2018. Olahraga telah direkomendasikan sebagai pencegahan hipertensi, olahraga yang dapat dilakukan untuk mengendalikan hipertensi yaitu dengan senam hipertensi. Senam hipertensi merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk mengendalikan dan menurunkan hipertensi. Oleh karena itu perlu diberikan pemberdayaan lansia dengan senam hipertensi. Kegiatan ini bertujuan untuk pemberdayaan lansia dengan senam hipertensi dan melakukan cek tekanan darah serta mengajarkan gerakan dan tahapan senam hipertensi secara langsung kepada lansia dan kader lansia Padukuhan Siyono Kulon untuk mencegah dan mengendalikan hipertensi di Padukuhan Siyono Kulon. Metode evaluasi dalam pemberdayaan lansia dilakuakn dengan pemeriksaan tekanan darah sebelum dan sesudah melakukan senam hipertensi pada 18 lansia. Hasilnya adalah mayoritas lansia mengalami penurunan tekanan darah sebanayk 15 lansia (83,3%) dan hanya 3 lansia (16,7%) yang tidak mengalami penurunan tekanan darah.
Prinsip POAC dalam manajemen MCCC Kota Cimahi Hegar Rustamsyah, Hanif; Latifah; Fajrus Shodiq, Muhammad
Jurnal Identitas Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Identitas
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52496/identitas.v4i1.595

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan fungsi manajerial pada suatu organisasi. Muhammadiyah Covid-19 Command Center sebagai organisasi yang dibentuk bersamaan dengan adanya wabah Covid-19 yang menyebar di Indonesia maupun secara global. Peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana fungsi manajemen dapat di terapkan pada suatu organisasi yang baru dibentuk tanpa ada contoh organisasi sebelumnya yang pernah melakukan tugas untuk mengatasi adanya suatu wabah Covid-19. COVID-19 adalah wabah yang cepat menular melalui pernafasan, sedangkan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bagaimana cara dalam pencegahannya. MUHAMMADIYAH COVID-19 COMMAND CENTER, dihadirkan kepada masyarakat untuk membantu memberikan penjelasan, informasi maupun mengedukasi kepada masyarakat. Cara Muhammadiyah Covid-19 Command Center dalam melakukan tugas untuk tercapainya tujuan dalam menekan penyebaran virus, maka harus memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugas secara cepat, efisien dan terarah. Semua itu dapat terlaksana jika Fungsi manajemen diterapkan dan anggota Muhammadiyah Covid-19 Command Center dapat bekerjasama dengan baik bersama relawan yang ikut bergabung dalam pencegahan dengan suka rela
Zakat and Community Empowerment: Synergizing Public Governance to Enhance Social Welfare Shodiq, Muhammad Fajrus
Fast in Humanities Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Forum Akademisi dan Dosen Peneliti (FAST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the strategic integration of zakat within the framework of public administration to enhance community empowerment and improve social welfare in Indonesia. Employing a descriptive qualitative methodology, the research analyzes scholarly literature and policy documents, including national regulations and institutional practices related to zakat governance. The findings highlight that when managed transparently and aligned with good governance principles, zakat functions as more than a religious obligation—it serves as a potent tool for social justice, economic empowerment, and poverty alleviation. Institutional actors such as BAZNAS and LAZISMU exemplify how zakat management can incorporate participatory, accountable, and effective administrative practices to support national welfare agendas. The discussion underscores the importance of policy integration, supportive regulatory environments, and multi-stakeholder collaboration to amplify the impact of zakat-based programs. This synergy between zakat and public governance offers a conceptual and practical model for developing a sustainable, values-based social welfare system. The study concludes by identifying the need for further research into cross-sector collaboration models and the institutionalization of zakat within broader social policy frameworks.
The Dynamics of Conflict in Public Policy Formulation: A Behavioral and Stakeholder Perspective Shodiq, Muhammad Fajrus; Biqy, Muhammad Hakam
Fast in Social Sciences Vol. 1 No. 1 (2025): April
Publisher : Forum Akademisi dan Dosen Peneliti (FAST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Conflict in public policy formulation is a complex and multidimensional phenomenon that reflects clashes of interest among stakeholders and encompasses individual behavioral dynamics, institutional positions, and the surrounding governance structures. This study aims to analyze the behavioral dimensions of conflict in the policy formulation process by integrating the behavioral conflict and stakeholder theory. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through literature studies and policy document analysis. Data analysis was conducted through reduction, presentation, and interpretation processes. The findings reveal that conflict in public policy formulation is triggered by diverging interests and limited actor capacities, politically driven external pressures, and high cognitive heterogeneity. Six behavioral dimensions of conflict—internal, external, cognitive heterogeneity, behavioral repertoire, conflict response, and attachment dynamics—were identified as influencing the escalation and resolution of conflict within the policy context. Furthermore, power imbalances among stakeholders contribute to structural conflicts that hinder the realization of inclusive deliberative processes. The discussion highlights the strategic role of public administration in creating collaborative spaces, facilitating inter-party dialogue, and designing conflict resolution mechanisms grounded in values of participation, accountability, and transparency. Therefore, strengthening institutional capacity and designing collaborative governance structures are urgently needed to enhance public policy legitimacy and sustainability. These findings offer conceptual contributions to understanding conflict in public policy and its implications for more responsive and inclusive public administration practices.