Nafa'any, Ghina Amelia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERIAN DIET DIABETES MELITUS, KARDIOVASKULER RENDAH DAN RENDAH GARAM PADA PASIEN DIABETES MELITUS, HIPERTENSI DAN SEREBROVASKULER HEMIPARESIS: SEBUAH LAPORAN KASUS Nafa'any, Ghina Amelia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33641

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes mellitus, stroke, penyakit paru obstruktif, penyakit kardiovaskular, dan beberapa jenis kanker tidak dapat ditularkan antar individu dan sering memiliki faktor risiko serupa. Diabetes mellitus, yang merupakan penyakit metabolik umum, ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin, dan dapat diperburuk oleh pola makan tidak sehat seperti konsumsi karbohidrat dan makanan manis yang berlebihan. Hipertensi, dengan tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg atau diastolik di atas 90 mmHg, dipengaruhi oleh faktor risiko yang dapat dimodifikasi seperti obesitas, konsumsi garam berlebihan, dan kurangnya aktivitas fisik, serta faktor yang tidak dapat dimodifikasi seperti usia, jenis kelamin, ras, dan genetik. Gejala hipertensi meliputi sakit kepala, penglihatan terganggu, mual, nyeri dada, dan sesak napas. Selain itu, cerebrovascular hemiparesis dan hemiplegia adalah kondisi yang melibatkan kelemahan atau kelumpuhan pada satu sisi tubuh akibat kerusakan otak, dengan hemiplegia lebih parah dibandingkan hemiparesis. Studi kasus dilakukan pada bulan November pada pasien rumah sakit.. Setelah dilakukan monitoring dan evaluasi didapatkan hasil terjadi perubahan pada asupan makan pasien, tetapi pada fisik/klinis masih tidak terlalu berubah kecuali mual dan muntah. Pasien mengalami peningkatan kondisi yang cukup baik, hasil pemantauan asupan makan menunjukkan adanya perubahan peningkatan pada beberapa zat gizi tetapi masih belum mencapai target yaitu 80%.