Ningrum Perwitasari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK CERITA RAKYAT BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF ADOBE FLASH KELAS V SD NEGERI 2 KADIPIRO Safitri Idawati; Heru Purnomo; Ningrum Perwitasari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i3.16511

Abstract

This research was prepared with the aim of improving the ability to listen to interactive multimedia folktales in Adobe Flash class V SD Negeri 2 Kadipiro. The listening skills referred to in the research are the skills of students in understanding something. This type of research is Classroom Action Research (PTK), where teachers are the implementers of learning while researchers are observers. The design of this study uses the Kemmis and Mc. Taggart models. This research was carried out in the even semester of the 2023/2024 school year, namely in May. The subject of this study is class V students of SD Negeri 2 Kadipiro consisting of 22 students. The object of this research is the ability to listen to folklore. The data collection technique uses observation and interviews. The data is analyzed descriptively and presented in the form of tables and graphs. The results of the study showed that there was an increase in student learning activity that occurred in cycle I and cycle II. Thus, the use of Adobe Flash interactive multimedia to improve the ability to listen to folklore in the Indonesian subject class V of SD Negeri 2 Kadipiro.
Adaptasi Mengajar Lingkungan Multikultural di Mariano Marcos State University Laboratory Elementary School Filipina Fitria Ika Ari Yasminda; Heru Purnomo; Ningrum Perwitasari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3527

Abstract

Era meningkatnya kolaborasi pendidikan global, memahami dinamika pengajaran lintas budaya menjadi hal yang penting. Penelitian ini mengkaji berbagai kesulitan dan teknik adaptasi yang dihadapi oleh mahasiswa SEA Teacher asal Indonesia selama praktik mengajar lintas budaya di Filipina. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi strategi yang digunakan mahasiswa dalam menghadapi tantangan lintas budaya guna mendukung efektivitas pembelajaran. Fokus penelitian adalah mengidentifikasi hambatan komunikasi, manajemen kelas, serta perbedaan nilai sosial yang memengaruhi proses pembelajaran. Wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi lapangan digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian kualitatif berbasis studi kasus ini. Instrumen penelitian yang digunakan selama praktik mengajar mencakup lembar observasi dan pedoman wawancara untuk memperoleh data empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan bahasa menjadi tantangan utama yang mengharuskan penggunaan pendekatan interaktif dan scaffolding dalam penyampaian materi. Selain itu, tantangan lain yang dihadapi meliputi perbedaan budaya dalam interaksi sosial, aturan disiplin kelas yang berbeda, serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Strategi adaptasi yang diterapkan meliputi peningkatan keterlibatan siswa melalui diskusi kelompok, kegiatan berbasis permainan, serta fleksibilitas dalam metode pengajaran. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam beradaptasi secara komunikatif dan pedagogis menjadi kunci dalam mengatasi hambatan budaya dan bahasa. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun terdapat berbagai hambatan, mahasiswa SEA Teacher mampu mengatasi tantangan tersebut dengan komunikasi efektif dan pendekatan yang adaptif. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang metode pengajaran yang relevan untuk lingkungan multikultural di Filipina dan dapat diadaptasi dalam konteks pendidikan di Indonesia.