Pohon pisang tidak hanya menghasilkan buah yang lezat dan bergizi, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai bahan baku untuk mengembangkan berbagai olahan makanan vegan yang inovatif. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk mengolah batang pohon pisang, yang sering kali diabaikan, menjadi produk makanan vegan yang memiliki nilai tambah tinggi. Produk yang dihasilkan dari penelitian ini adalah daging vegan berkualitas tinggi, yang tidak hanya mempertahankan rasa lezat pisang tetapi juga mengandung gizi yang seimbang dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi potensi penggunaan batang pohon pisang sebagai bahan baku makanan vegan yang dapat diterima dan diminati oleh masyarakat luas. Dalam era di mana kebutuhan akan gaya hidup sehat semakin meningkat, produk makanan yang sehat dan ramah lingkungan menjadi sangat relevan. Melalui pendekatan observasi langsung, wawancara dengan pakar kuliner lokal, dan dokumentasi lapangan, penelitian ini tidak hanya berhasil menghasilkan produk yang berkualitas tetapi juga memberikan wawasan mendalam tentang potensi pengembangan makanan vegan berbasis lokal yang ramah lingkungan. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pendekatan berkelanjutan dalam pengembangan produk makanan. Dengan memanfaatkan batang pohon pisang yang sering kali dianggap limbah, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap praktik ekonomi sirkular dan pengurangan limbah pangan. Selain itu, integrasi teknologi dan inovasi dalam proses produksi juga menjadi bagian integral dari penelitian ini. Dengan memanfaatkan platform digital untuk pemasaran dan distribusi, produk makanan vegan dari batang pohon pisang dapat dijangkau oleh lebih banyak konsumen, baik lokal maupun internasional. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya berfokus pada pengembangan produk makanan, tetapi juga mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam upaya mendukung keberlanjutan industri makanan di Indonesia.