This Author published in this journals
All Journal Dharma Pendidikan
Winggi, Kaesta Uri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Siklus Belajar 5E (Learning Cycle 5E) Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Pembelajaran Kimia Kelas X SMK Negeri 1 Nganjuk Tahun Pelajaran 2021/2022 Winggi, Kaesta Uri
Dharma Pendidikan Vol 17 No 2 (2022): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v17i2.200

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui penerapan model pembelajaran konvensional terhadap keterampilan proses sains siswa, 2) mengetahui penerapan model pembelajaran Siklus Belajar 5E terhadap keterampilan proses sains siswa, 3) mengetahui adanya perbedaan antara penerapan model pembelajaran konvensional dengan model pembelajaran Siklus Belajar 5E terhadap keterampilan proses sains siswa pada pembelajaran kimia kelas X SMKN 1 Nganjuk tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuantitatif menggunakan Posttest-Only Control Design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMKN 1 Nganjuk yang berjumlah 538 siswa. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu kelas X-MM-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-MM-2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa tes tertulis dengan soal uraian dan dokumentasi. Instrumen pada penelitian ini adalah tes berupa Posttest soal uraian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistika deskriptif dan statistika inferensial. Berdasarkan hasil Posttest diperoleh rata-rata nilai kelas eksperimen 84,11 sedangkan kelas kontrol 67,83. Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai signifikansi Sig.(2-tailed) 0,000 yang artinya Sig.(2-tailed) < 0,05. Selain itu juga dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan thitung dan ttabel didapatkan ttabel yaitu 1,66691 dengan thitung 6,685maka thitung (6,685) > ttabel (1,6691). Berdasarkan kedua uji yang dilakukan maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan ada perbedaan antara model pembelajaran konvensional dengan model pembelajaran Siklus Belajar 5E terhadap keterampilan proses sains siswa pada pembelajaran kimia. Perbedaan tersebut menunjukkan keterampilan proses sains siswa pada pembelajaran kimia dengan menggunakan model pembelajaran Siklus Belajar 5E lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran konvensional.