This Author published in this journals
All Journal Dharma Pendidikan
Prihatiningsih , Nunuk
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

APLIKASI METODE TUTOR SEBAYA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP MATERI BARISAN DAN DERET KELAS XI IPS 1 MATA PELAJARAN MATEMATIKA TAHUN AJARAN 2021/2022 Prihatiningsih , Nunuk
Dharma Pendidikan Vol 18 No 1 (2023): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v18i1.478

Abstract

Tujuan Penulisan ini adalah 1) Untuk mendeskripsikan faktor-faktor pemicu rendahnya motivasi belajar siswa terhadap materi pokok Barisan dan deret 2) Untuk mendeskripsikan proses alur tindakan-tindakan aplikatif metode pembelajaran tutor sebaya dalam rangka mengatasi rendahnya motivasi belajar siswa terhadap materi pokok Barisan dan deret, dan 3). Untuk mendeskripsikan perubahan tingkat motivasi belajar siswa pasca aplikasi metode pembelajaran tutor sebaya. Untuk mengatasi masalah tersebut , agar tujuan pembelajaran dapat berhasil sesuai harapan , peneliti menerapkan metode Tutor Sebaya. Melalui uji penerapan dalam dua (2) siklus, di Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 2 Nganjuk, ada hasil cukup signifikan yang menunjukkan bahwa 1). Jumlah siswa yang nilai social skill-nya memenuhi KKM mengalami peningkatan masing-masing di kelas XI IPS-2 naik dari 12 siswa pada siklus I menjadi 30 orang pada siklus II, atau naik dari 33% menjadi 83 %. Dan 2) Jumlah siswa yang nilai post-test 3 ke post-test 4 mengalami peningkatan, dari 18 siswa pada siklus I menjadi 32 orang pada siklus II, atau naik dari 50 % menjadi 89 %. Dengan demikian peneliti menyarankan agar Metode Tutor sebaya perlu diterapkan untuk mengatasi masalah pembelajaran yang berpangkal pada motivasi belajar siswa yang rendah, karena dalam skenario pembelajaran metode ini siswa dituntut untuk aktif berinteraksi dengan teman sebayanya, selanjutnya Tutor sebaya perlu dijadikan alternatif metode pembelajaran karena prosesnya lebih banyak melibatkan social skill dalam melakukan proses tutorial.