Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Well Being

PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KESTABILAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI : THE EFFECT OF ELDERLY EXERCISE ON BLOND PRESURRE STABILLITY IN HIPERTENSION SUFFERERS Winarni, Jajuk; Hernawati, Sumi; Putra, Mega Revangga
WELL BEING Vol 9 No 2 (2024): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v9i2.303

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap kestabilan tekanan darah pada penderita hipertensi di Perumnas Ngronggo Kecamatan Kota, Kota Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen design dengan pre-post test design. Populasi penelitian ini adalah semua lansia di Perumnas Ngronggo Kecamatan Kota, Kota Kediri sejumlah 50 orang. Sampel sejumlah 45 orang diambil dengan teknik simple random Sampling. Variabel independen adalah senam lansia dan variabel dependennya adalah kestabilan tekanan darah. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner untuk data umum dan lembar observasi untuk data khusus dan dianalisis menggunakan uji wilcoxon dengan alpha 0,05. Hasil penelitian didapatkan dari total 45 responden, sebagian besar responden memiliki kestabilan tekanan darah sebelum senam tidak stabil yaitu 32 dari 45 responden (71,1%) dan sebagian besar responden memiliki kestabilan tekanan darah sesudah senam stabil yaitu 33 dari 45 responden (73,3%). Hasil analisis Wilcoxon menunjukkan nilai p: 0,000 (< =0,05) maka Ho ditolak, artinya ada pengaruh senam lansia dengan kestabilan tekanan darah pada penderita hipertensi. Untuk meningkatkan kestabilan tekanan darah maka perlu dilakukan senam lansia secara rutin
S.KM, M.Kes: HUBUNGAN PENGGUNA GADGET DENGAN TINGKAT KONSENTRASI BELAJAR PADA SISWA SISWI KELAS 4-6 SD Putra, Mega Revangga
WELL BEING Vol 9 No 2 (2024): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v9i2.310

Abstract

Penggunaan gadget dalam kehidupan sehari-hari telah menjadi fenomena yang tidak dapat dihindari, termasuk dalam kalangan anak-anak sekolah dasar. Gadget merupakan daya tarik untuk anak – anak sehingga anak akan ketagihan dan senang menggunakan Gadget berlama–lama. Tujuan Peneitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan tingkat konsentrasi belajar pada siswa dan siswi kelas 4-6 SD Negeri 8 Ngronggo Kota Kediri Desain yang di gunakan dalam penelitian ini Analitik Korelasional Observasi dengan pendekatan Cross Sectional . Populasi pada penelitian ini 40 siswa siswi sekolah ,Sampelnya 36 Siswa usia 10-12 Tahun di SD Negeri 8 Ngronggo Kota Kediridengan Tehnik Purphosive sample. Instrumen yang di gunakan pada Penggunaan Gadget dengan Kuisioner, pada Tingkat konsentrasi belajar siswa siswi sekolah observasi menggunakan Kuisioner. Uji Statistik menggunakan Spearman Rank Correlation dengan tingkat kemaknaan (α = 0.05 ).Hasil penelitian pada penggunaan gadget di dapatkan 20 responden (56% ) memiliki kebiasaan bermain gadget tinggi. Sedangkan pada tingkat konsentrasi belajar siswa siswi anak sekolah ada 26 Responden (58%) yang mengalami kurangnya konsentrasi .Dari hasil Analisa uji Spearman Rank Correlation didapat nilai p value = 0,003 < α=0,05 H1 di terima.Kesimpulannya ada hubungan penggunaan gadget dengan tingkat konsentrasi belajar pada siswa dan siswi kelas 4-6 SD Negeri 8 Ngronggo Kota Kediri.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK: Pengetahuan Ibu, Stunting, Perilaku Putra, Mega Revangga; Yulianto, Yoyok
WELL BEING Vol 10 No 1 (2025): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v10i1.323

Abstract

Stunting in toddlers, caused by chronic malnutrition, negatively affects their growth and development. Mothers play a crucial role in preventing stunting, as they are the primary caregivers from pregnancy through early childhood. This study aimed to describe mothers' knowledge and behavior in stunting prevention at Posyandu Jasmine Blabak, Kediri Regency. A descriptive, cross-sectional design was used with 40 randomly selected mothers as respondents. Data were collected through self-administered questionnaires and analyzed using univariate methods. The results showed that 67.5% of mothers had good knowledge about stunting, while 75% demonstrated fairly good preventive behavior. In conclusion, most mothers had sufficient knowledge and behavior regarding stunting prevention.