Veramasari, Fitria
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Manajemen Pengelolaan Sediaan Farmasi di Klinik Pratama Kabupaten Bengkalis (Studi Kasus Pada Klinik Daerah Kota dan Desa) Veramasari, Fitria
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 8, No 1 (2022): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2022
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.295 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v8i1.864

Abstract

Pengelolaan sediaan farmasi di klinik Pratama memainkan peran penting dalam menunjang pendapatan (revenue) klinik karena biaya yang diserap cukup tinggi sehingga manajemen klinik harus dapat mengendalikan pembelian dan penggunaan obat-obatan di klinik efektif dan efisien serta sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pengelolaan sediaan farmasi di klinik Pratama Kabupaten Bengkalis pada klinik Kota dan Desa. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain Study kasus. Penelitian ini dilakukan pada dua 2 (dua sample klinik Swasta), Klinik X yang bertempat di kota Duri Kecamatan Mandau Kabupaten   Bengkalis   dan   klinik Pratama Y di daerah desa Rangau Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis dengan tujuan untuk mengetahui analisa manajemen pengelolaan sediaan farmasi pada dua klinik tersebut. Subjek penelitian ini berjumlah 5 orang informan. Data penelitian ini tediri dari data primer melalui wawancara dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memang hampir seluruh aspek masukan dalam manajemen pengelolaan sediaan farmasi di klinik pratama kabupaten Bengkalis telah memadai, namun satu faktor masukan yaitu sumber daya manusia masih perlu ditingkatkan karena belum memiliki tenaga administrasi dan instalasi khusus bidang farmasi. Terdapat perbedaan pengelolaan obat dari segi perencanaan dan permintaan obat namun pada aspek penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan & penarikan, pengendalian, administrasi tidak terdapat perbedaan pada kedua klinik. Hambatan yang diperoleh oleh kedua klinik adalah pada aspek penerimaan obat yang terkendala akibat penyekatan jalan dan akhirnya mengalami keterlambatan dalam penerimaan obat yang juga berdampak pada ketersediaan stok obat-obatan.