In 2022, maternal mortality (MMR) in Central Sulawesi reached 67 cases, while infant mortality (IMR) stood at 308 cases. In 2023, these numbers increased to 60 cases for MMR and 417 cases for IMR. WhatsApp, with 83% of users in Indonesia, was utilized in this study as a communication medium to educate pregnant, laboring, and postpartum women through teleconsultation, providing information, motivation, and solutions related to discomforts experienced during these periods. This descriptive study employed a case study approach, examining the discomforts experienced by women from pregnancy through postpartum. The study was conducted at Puskesmas Dolo, Sigi Regency, from March 14 to May 30, 2024, with the subject being Mrs. "W," who was 33 weeks pregnant. During pregnancy, the subject experienced complaints such as frequent urination, back pain, and moderate anemia with an Hb level of 8.6 g/dl, which was managed through a diet rich in iron and Fe tablets, resulting in an Hb increase to 11.6 g/dl. During labor, the subject experienced abdominal pain, a strong urge to push, and pain at the perineal suture site. In the postpartum period, the subject reported lower abdominal pain and pain at the suture site. These complaints were physiological in nature. Through WhatsApp, the researcher provided IEC (Information, Education, and Communication) tailored to the subject's complaints and needs during pregnancy, labor, and postpartum. WhatsApp proved effective as a teleconsultation medium for educating women about the discomforts experienced, even when not conducted directly at healthcare facilities.Abstrak. Pada tahun 2022, Angka Kematian Ibu (AKI) di Sulawesi Tengah mencapai 67 kasus, sedangkan Angka Kematian Bayi (AKB) mencapai 308 kasus. Pada tahun 2023, angka tersebut meningkat menjadi 60 kasus AKI dan 417 kasus AKB. WhatsApp, dengan 83% pengguna di Indonesia, dimanfaatkan dalam penelitian ini sebagai media komunikasi untuk mengedukasi ibu hamil, bersalin, dan nifas melalui telekonsultasi, memberikan informasi, motivasi, dan solusi terkait ketidaknyamanan yang dialami selama masa tersebut. Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan studi kasus, yaitu mengkaji ketidaknyamanan yang dialami ibu hamil hingga nifas. Penelitian dilakukan di Puskesmas Dolo, Kabupaten Sigi, pada tanggal 14 Maret sampai dengan 30 Mei 2024, dengan subjek penelitian adalah Ibu “W” yang sedang hamil 33 minggu. Selama masa kehamilan, subjek mengalami keluhan seperti sering buang air kecil, nyeri pinggang, dan anemia sedang dengan kadar Hb 8,6 g/dl yang diatasi dengan diet tinggi zat besi dan tablet Fe sehingga Hb meningkat menjadi 11,6 g/dl. Selama persalinan, subjek mengalami nyeri perut, keinginan mengejan yang kuat, dan nyeri pada tempat jahitan perineum. Pada masa nifas, subjek mengeluh nyeri perut bawah dan nyeri pada tempat jahitan. Keluhan tersebut bersifat fisiologis. Melalui WhatsApp, peneliti memberikan KIE (Informasi, Edukasi, dan Komunikasi) yang disesuaikan dengan keluhan dan kebutuhan subjek selama masa kehamilan, persalinan, dan nifas. WhatsApp terbukti efektif sebagai media telekonsultasi untuk mengedukasi ibu tentang ketidaknyamanan yang dialami, meskipun tidak dilakukan secara langsung di fasilitas kesehatan.