Kuryati, Yaya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS MODEL PENGENDALIAN PERSEDIAAN JAGUNG DENGAN KETIDAKPASTIAN PERMINTAAN Muzdalifah, Lilik; Kuryati, Yaya
MathVisioN Vol 6 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/mv.v6i2.1455

Abstract

Pengendalian persediaan (inventory control) adalah suatu proses manajemen terkait pemantauan, perencanaan, dan pengaturan persediaan barang atau bahan. Pengendalian persediaan diperlukan untuk menjamin perusahaan memiliki persediaan yang cukup untuk memenuhi permintaan dengan meminimalkan biaya. CV. Banyu Biru Alam (BBA) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang distribusi jagung yang berlokasi di Desa Mander Kecamatan Tambakboyo Kabupaten Tuban. CV BBA memiliki dua (2) gudang dan lima belas (15) daerah distribusi yang tersebar di Pulau Jawa. Dalam kasus persediaan barang, CV BBA menghadapi permasalahan terkait tingginya biaya pesan dikarenakan waktu pemesanan yang belum terorganisir, serta adanya tambahan permintaan dari pabrik yang tidak pasti dan tidak terpenuhi karena keterbatasan stok sehingga perusahaan melakukan pembelian dari suplier cadangan dengan harga yang lebih mahal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku jagung di CV Banyu Biru Alam guna meningkatkan produktivitas penjualan, efisiensi biaya, dan pemenuhan permintaan. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder yang didapatkan melalui studi literatur dan wawancara. Data yang digunakan meliputi data gudang dan suplier, persediaan dan permintaan, biaya pesan, dan biaya simpan. Data diolah menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) probalistik dengan mempertimbangkan faktor ketidakpastian permintaan. Dari hasil penelitian didapatkan q optimal sebesar 2943.966 ton, titik pemesanan kembali sebesar 32.374 ton, dan safety stock sebesar 7.904 ton. Artinya, CV BBA dapat melakukan pesanan optimal sebesar 2944 ton, sebanyak 3 (tiga) kali dalam tahun 2021. CV BBA harus melakukan pemesanan kembali saat persediaan mencapai 33 ton dan memiliki persediaan lebih sebesar 8 ton setiap kali pesan. Dengan menggunakan model pengendalian persediaan (inventory control) metode EOQ probabilistik, CV BBA dapat memenuhi permintaan pabrik tanpa harus kehabisan barang serta meminimalkan biaya.