Natasya, Laila Yuanita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 7-12 BULAN DI INDONESIA Natasya, Laila Yuanita
Jurnal Kesehatan Bidkemas Vol 14 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v14i1.479

Abstract

Keberhasilan pembangunan nasional ditentukan oleh adanya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, dicirikan dengan fisik yang tangguh, kesehatan yang prima dan menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi. Salah satu usaha peningkatan sumber daya yang berkualitas adalah dengan pemberian Air susu ibu (ASI) sejak usia dini, terutama ASI eksklusif. ASI (Air Susu Ibu). Menurut data World Health Organization (WHO) kurang dari 40% anak dibawah usia 6 bulan diberi ASI eksklusif (WHO, 2015). Berdasarkan hasil Riskesdas 2018 proporsi pola pemberian ASI pada bayi umur 0-5 bulan di Indonesia sebanyak 37,3% ASI eksklusif (Infodatin 2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berhubungan antara dukungan suami dengan pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 7-12 bulan di Indonesia.Penelitian ini menggunakan penelitian literature review terhadap beberapa artikel yang memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Artikel yang memenuhi syarat sejumlah 8 artikel kemudian dibaca, dibuat ringkasannya lalu dianalisis dan diberikan pandangan dari peneliti.Hasil penelitian menunjukan bahwa 5 dari 8 artikel menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan suami dengan pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 7-12 bulan Di Indonesia. Dalam upaya meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif diperlukan kegiatan edukasi kesehatan dengan melibatkan suami sebagai sasaran pemberian informasi mengenai pentingnya dukungan suami kepada ibu menyusui berupa pemberian informasi, mendukun ibu dalam memberikan nilai positif terhadap ASI eksklusif, menyediakan kebutuhan menyusui, serta memberikan dukungan emosional saat memberikan ASI.