Muhammad Ikmal Kamaludin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN HIGIENE DAN SANITASI DENGAN KEJADIAN PENYAKIT SKABIES PADA SANTRI PONDOK PESANTREN DADALI DINILLAH KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA Muhammad Ikmal Kamaludin
Jurnal Kesehatan Bidkemas Vol 15 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/9yyavg76

Abstract

Penyakit kulit merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat Indonesia. Skabies adalah salah satu masalah kesehatan global yang terjadi hampir di seluruh belahan dunia, paling sering terjadi di negara-negara tropis yang panas dan di daerah dengan kepadatan penduduk yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan higiene dan sanitasi dengan kejadian penyakit skabies pada santri Pondok Pesantren Dadali Dinillah Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah desain studi case control, yaitu salah satu metode penelitian dengan survey analitik. Populasi penelitan seluruh santri yang tinggal di Pondok Pesantren Dadali Dinillah Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 90 santri/ah sampai bulan Juli tahun 2022. Sampel penelitian ini sebanyak 48 sampel, 24 kasus dan 24 kontrol berdasarkan umur 12-15 & 16-18 tahun. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah higiene perorangan, kepadatan hunian, dan luas ventilasi, sedangkan varibael terikatnya adalah kejadian skabies. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi dan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil dalam penelitian ini menunjukan ada hubungan antara higiene perorangan dengan kejadian skabies (p value 0.00), ada hubungan antara kepadatan hunian dengan kejadian skabies (p value 0.04), ada hubungan antara luas ventilasi dengan kejadian skabies (p value 0.04). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara higiene perorangan, kepadatan hunian, luas ventilasi dengan kejadian skabies. Saran bagi pesantren membuat surat edaran bagi santri agar disiplin menerapkan higiene perorangan, mengatur jumlah santri dalam satu kamar, membuat peraturan jangka pendek dan rencana jangka panjang untuk pebaikan kondisi kesehatan lingkungan di pesantren. Bagi tenaga kesehatan meningkatkan upaya penyuluhan pentingnya higiene perorangan dan sanitasi kesehatan lingkungan.