Sejarah lisan merupakan suatu sumber sejarah yang didapatkan melalui wawancara kepada informan. Informan tersebut merupakan pelaku atau saksi sejarah itu sendiri. Sumber-sumber sejarah memiliki bergabagai varian, ada sumber sejarah tertulis seperti dokumen arsip dan juga ada sumber lisan. Sejarah lisan menjadi bagian terpenting dalam metodologi sejaarah. Sejarah lisan mampu menjadi pelengkap ketika sumber tertulis sudah tidak dapat ditemukan lagi. Adapun tujuan dari artikel ini ialah Untuk mengetahui konsep metode sejarah lisan. Menganalisis pendekatan metode sjarah lisan pada buku Perempuan Berselimut Konflik karya Reny Nuryanti. Adapun hasil dan pembahasan dalam artikel ini ialah : 1). Sejarah lisan merupakan salah satu sumber sejarah yang didapatkan melalui pendekatan wawancara terhadap pelaku dan saksi sejarah berdasarkan memori ingatan mereka yang berkaitan erat dengan suatu peristiwa sejarah. 2). Buku yang berjudul Perempuan Berselimut Konflik karya Reni Nuryanti merupakan salah satu buku yang dalam proses penelitiannya menggunakan metode sejarah lisan. Dalam hal ini, sipenulis melakukan wawancara kepada beberapa narasumber atau pelaku dan saksi sejarah. Penulis Reni Nuryanti melakukan wawancara kepada 50 narasumber yang menjadi saksi dan pelaku pada peristiwa PRRI di Sumatera Barat.