Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Pendidikan Menurut Perspektif Filsafat Islam Khoirunnisa, Alya; Syamsudin
Jurnal Pendidikan Nusantara Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Nusantara (May-August)
Publisher : Tahta Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55080/jpn.v3i2.98

Abstract

Evaluasi dalam pendidikan Islam memiliki peran yang sangat krusial sebagai alat untuk mengukur sejauh mana siswa telah menyerap pengetahuan dan menginternalisasi nilai-nilai Islam. Evaluasi tidak hanya terbatas pada penilaian akademis, tetapi juga mencakup penilaian terhadap sikap, perilaku, dan integritas moral siswa. Evaluasi yang baik memberikan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan yang tepat dan menjadi dasar untuk perbaikan berkelanjutan dalam proses pendidikan. Melalui evaluasi, pendidik dapat memberikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa, membantu mereka mengenali kekuatan dan kelemahan, serta mendorong mereka untuk mencapai potensi penuh mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana evaluasi yang efektif dapat diimplementasikan dalam pendidikan Islam dengan pendekatan filsafat Islam, sehingga mengurangi perbedaan pendapat yang mungkin muncul dan menghindari hasil yang kurang optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan, di mana berbagai teori dari sumber-sumber yang relevan dihimpun untuk memberikan panduan praktis dalam pelaksanaan evaluasi yang holistik. Hasil evaluasi yang dilakukan dengan pendekatan ini diharapkan tidak hanya mengukur aspek kognitif, tetapi juga menilai sejauh mana siswa memahami dan menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, termasuk sikap seperti kejujuran, keadilan, kesabaran, dan ketaqwaan, sehingga pendidikan Islam tidak hanya berhasil di ranah akademis tetapi juga dalam membentuk karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Evaluasi Pendidikan Menurut Perspektif Filsafat Islam Khoirunnisa, Alya; Syamsudin
Jurnal Pendidikan Nusantara Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Nusantara (May-August)
Publisher : Tahta Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55080/jpn.v3i2.98

Abstract

Evaluasi dalam pendidikan Islam memiliki peran yang sangat krusial sebagai alat untuk mengukur sejauh mana siswa telah menyerap pengetahuan dan menginternalisasi nilai-nilai Islam. Evaluasi tidak hanya terbatas pada penilaian akademis, tetapi juga mencakup penilaian terhadap sikap, perilaku, dan integritas moral siswa. Evaluasi yang baik memberikan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan yang tepat dan menjadi dasar untuk perbaikan berkelanjutan dalam proses pendidikan. Melalui evaluasi, pendidik dapat memberikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa, membantu mereka mengenali kekuatan dan kelemahan, serta mendorong mereka untuk mencapai potensi penuh mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana evaluasi yang efektif dapat diimplementasikan dalam pendidikan Islam dengan pendekatan filsafat Islam, sehingga mengurangi perbedaan pendapat yang mungkin muncul dan menghindari hasil yang kurang optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan, di mana berbagai teori dari sumber-sumber yang relevan dihimpun untuk memberikan panduan praktis dalam pelaksanaan evaluasi yang holistik. Hasil evaluasi yang dilakukan dengan pendekatan ini diharapkan tidak hanya mengukur aspek kognitif, tetapi juga menilai sejauh mana siswa memahami dan menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, termasuk sikap seperti kejujuran, keadilan, kesabaran, dan ketaqwaan, sehingga pendidikan Islam tidak hanya berhasil di ranah akademis tetapi juga dalam membentuk karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Analisis Kesenjangan Literasi Digital Aparatur Sipil Negara dalam Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Kota Surakarta Khoirunnisa, Alya; Putri, Ega Annisa; Zahidah, Ainidya Dwi; Padika, Bintang Ihza; Arlita, Dwi
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 10 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v10i1.1831

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pemerintah untuk mengadopsi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) guna meningkatkan efektivitas, transparansi, dan kualitas pelayanan publik. Kota Surakarta sebagai salah satu kota yang menerapkan konsep smart city telah mengimplementasikan SPBE dalam berbagai aspek pelayanan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yaitu studi literatur atau kepustakaan dan analisis dokumen yang bersumber dari database peraturan, artikel jurnal, berita, buku, dan media internet lainnya (online news). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi SPBE di Pemerintah Kota Surakarta masih belum optimal, yang ditunjukkan oleh skor indeks SPBE tahun 2024 yang menempatkan Surakarta pada peringkat ketiga, masih berada di bawah Kabupaten Sukoharjo dan Sragen, dengan kelemahan utama pada aspek manajemen. Faktor utama yang menyebabkan kondisi tersebut adalah keterbatasan kemampuan digital (digital skill) ASN, terutama dalam kemampuan mengoperasikan sistem SPBE, mengolah data, dan adaptasi dengan proses digitalisasi kinerja. Selain itu, terdapat kesenjangan literasi yang disebabkan oleh keterbatasan kemampuan ASN senior dalam beradaptasi dengan sistem baru dan kurangnya integrasi sistem dalam pelaksanaan tugas ASN. Kondisi ini berdampak pada lambatnya responsivitas pelayanan publik dan munculnya praktik birokrasi red tape.