Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integration of Ethno-Counseling in Preserving Local Wisdom Values in Batak Mandailing Traditional Wedding Ceremonies Ghoffar, Helmi; Ahman, Ahman; Ilfiandra, Ilfiandra
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 6 No. 3 (2024): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002024061069000

Abstract

This research aims to explore the application of ethno-counseling in the context of Mandailing Batak marriages, focusing on integrating Dalihan Natolu cultural values ​​in the counseling process. The research method uses a phenomenological and field research approach involving direct observation, interviews, and documentation with1 prospective bride and groom couples who follow this tradition as respondents. This research design is qualitative-based with triangulation data analysis to ensure the validity of the findings. The research results show that ethno-counseling, which integrates values ​​such as "Sadabuat tu jolo" (every action must be accountable) and "Ulang disuan bulu naso marmata" (don't do work in vain), makes a significant contribution to preparing for marriage, improve communication, and deepen cultural understanding between partners. This abstract includes a comprehensive overview of the findings, emphasizing the importance of implementing cultural values ​​in improving counseling practices and supporting harmony in marital relationships.
Analisis Nilai Sosio-Kultural Tradisi Mangupa dan Relevansinya bagi Pengembangan Model Etno-Konseling Ghoffar, Helmi; Bancin, Ita Karina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6096

Abstract

Tradisi Mangupa merupakan salah satu praktik budaya penting dalam masyarakat Mandailing yang sarat dengan nilai kekerabatan, gotong royong, musyawarah, dan penguatan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai utama yang terkandung dalam Mangupa serta menganalisis relevansinya bagi pengembangan model etnokonseling berbasis budaya lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografis, berlokasi di Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Data yang dianalisis merupakan data penelitian sebelumnya yang mencakup wawancara, observasi prosesi Mangupa, dan dokumentasi adat. Analisis tematik digunakan untuk menggali pola nilai dan fungsi sosial yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mangupa memuat tujuh nilai inti yaitu: kekerabatan dan ikatan sosial, gotong royong, musyawarah dan mufakat, penghormatan adat dan sesepuh, komitmen dan integritas, keseimbangan moral-spiritual, serta tanggung jawab kolektif. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan prinsip strength-based counseling, karena menekankan afirmasi positif, penguatan mental, dan dukungan kolektif sebagai sumber perubahan perilaku. Implikasinya, konseling berbasis budaya Mandailing perlu melibatkan sistem keluarga, tokoh adat, serta pendekatan kolaboratif-komunal dalam proses intervensi. Kajian ini berkontribusi pada pengembangan model etnokonseling di Indonesia dan membuka peluang penelitian lanjutan untuk menguji efektivitasnya dalam praktik layanan konseling.