Lactuca sativa L. atau biasa dikenal dengan selada merupakan tanaman yang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Selada juga termasuk sayuran yang banyak mengandung air dan kaya akan kandungan gizi, namun keterbatasan lahan yang menjadi masalah produksi bisa diatasi dengan penggunaan hidroponik sistem wick. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan efektivitas Nilai EC (Electrical Conductivity) yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada (Lactuca sativa L.) varietas Kriebo pada hidroponik sistem wick. Penelitian dilaksanakan di Screen House Balai Penyuluhan Pertanian, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada bulan Desember 2023 sampai Januari 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yang terdiri dari 7 perlakuan dengan 4 ulangan. Data dianalisis dengan analisis ragam dan apabila uji F taraf 5% menunjukkan hasil berbeda nyata, maka dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%. Paramater yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), jumlah daun (helai), luas daun (cm²), Panjang akar (cm), bobot basah dengan akar (g), bobot tanaman tanpa akar (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata pada parameter pengamatan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun (helai) umur 14, 21, 28, 35 hst, luas daun, panjang akar, bobot tanaman dengan akar, dan bobot tanaman tanpa akar. Perlakuan sumbu (wick) G (EC 4,0 -4,5 mS/cm) memberikan hasil rerata yang berbeda nyata terhadap perlakuan lainnya, dengan parameter tinggi tanaman yaitu 15,71 cm, pada diameter batang yaitu 9,15 mm, pada jumlah daun yaitu 8,43 helai, pada luas daun yaitu 14,68 cm², pada panjang akar 9,30 cm, pada bobot tanaman dengan akar yaitu 10,48 g, dan pada bobot tanaman tanpa akar yaitu 9,96 g.