Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena meningkatnya interaksi parasosial di kalangan mahasiswa, terutama penggemar K-Pop, yang dikaitkan dengan perasaan kesepian (loneliness) yang mereka alami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana kesepian berdampak pada interaksi parasosial yang terjadi di antara mahasiswi Universitas Negeri Padang. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana. untuk mengevaluasi hubungan antara variabel bebas (kesepian) dan variabel terikat (interaksi parasosial). Penelitian ini melibatkan 100 mahasiswi Universitas Negeri Padang yang menyukai K-Pop dan menggunakan media sosial selama lebih dari enam jam setiap hari. Kriteria lain termasuk mengalami kesepian dan banyak membeli merchandise. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Interaksi Parasosial berdasarkan Stever (2013) dan skala Loneliness berdasarkan Murthy (2020). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi parasosial cenderung tinggi, dan tingkat kesepian umumnya sedang pada mahasiswi. Penelitian ini menemukan bahwa ada kontribusi yang signifikan antara kesepian dan interaksi parasosial sebesar 6,9%. Kesimpulannya adalah bahwa kesepian memiliki kontribusi dalam meningkatkan interaksi parasosial. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan strategi yang dapat membantu mahasiswa mengurangi perasaan kesepian dan meningkatkan interaksi sosial yang sehat.