Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Elections in Improving Democracy in Indonesia Rahmah, Annisatur; Ulfa, Salsabila Azhara; Marlisa, Sela; Azharum, Sandrina Titha; Susanti, Emilia
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2024): July 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v3i2.2729

Abstract

From a linguistic (etymological) point of view, demokr comes from the Greek demos which means people and cratos or cratein which means government. So, in linguistic terms, democracy is the government of the people or the power of the people. The concept of democracy was born from ancient Greece and was practiced in state life between the 4th century BC to the 6th century AD. The democracy practiced at that time was direct democracy, meaning The people's right to make political decisions is exercised directly by all the people or citizens of the State. This was possible because Greece at that time was a city state (polis) whose population was limited to one city and the surrounding area, with a population of around 300,000 people. Even though there was involvement of all citizens, there were still restrictions, for example children, women and slaves had no right to participate in government.
PERAN PEMILU DALAM MENINGKATKAN DEMOKRASI DI PEKANBARU Rahmah, Annisatur; Ulfa , Salsabila azhara; Marlisa , Sela; azharum , Sandrina Titha; Susanti, Emilia
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari sudut bahasa (etimologis), demokr berasal dari bahasa yunani yaitu demos yang berarti rakyat dan cratos atau cratein yang berarti pemerintahan. Jadi secara bahasa Demokrasi adalah Pemerintahan rakyat atau kekuasaan rakyat.Konsep demokrasi lahir dari yunani kuno yang dipraktikan dalam hidup bernegara antara abad ke-4 SM sampai abad ke-6 M. Demokrasi yang dipraktikan pada waktu itu adalah demokras langsung (direct democracy), artinya hak rakyat untuk membuat keputusan-keputusan politik dijalankan secara langsung oleh seluruh rakyat atau warga Negara. Hal ini dapat dilakukan karena yunani pada waktu itu berupa Negara kota (polis) yang penduduknya terbatas pada sebuah kota dan daerah sekitarnya, yang berpenduduk sekitar 300.000 orang. Meskipun ada keterlibatan seluruh warga, namun masih ada pembatasan, misalnya para anak, wanita, dan budak tidak berhak berpartisipasi dalam pemerintahan