This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fatwa Hukum
NIM. A1011191171, FERDINANDUS ALGUNA CLASIO
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN DI WILAYAH KECAMATAN ELLA HILIR KABUPATEN MELAWI NIM. A1011191171, FERDINANDUS ALGUNA CLASIO
Jurnal Fatwa Hukum Vol 7, No 4 (2024): E-Jurnal Fatwa Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract  In the Ella Hilir sub-district of Melawi Regency, there are many villages where people conduct unlicensed gold mining, which is carried out along the banks of the Melawi River and also on land. The area is not a community mining area. Gold mining activities by the community have been carried out for a long time and are still being carried out until now. So that it reflects the lack of law enforcement against PETI perpetrators. The type of research used in this research is empirical legal research that examines the law conceptualized as actual behavior, as social symptoms that are not written, which are experienced by everyone in social life. The nature of this research is descriptive research which aims to describe precisely the characteristics of a particular individual, situation, symptom or group, or to determine the spread of a symptom, or to determine whether there is a relationship between a symptom and other symptoms in society. Criminal law enforcement against PETI cases in the Nanga Ella Hilir Village area, Ella Hilir District, Melawi Regency is still not optimal due to several factors: 1) law enforcement factors, 2) facility factors, 3) community factors. So, law enforcers who are not firm in enforcing the law, the lack of availability of facilities or facilities that support the law enforcement process, as well as limited means of fulfilling community needs are factors that cause the ongoing PETI in the area of Nanga Ella Hilir Village, Ella Hilir District, Melawi Regency to date.  Keywords: Law Enforcement, Unlicensed Gold Mining, Nanga Ella Hilir Village.    Abstrak  Dalam wilayah Kecamatan Ella Hilir Kabupaten Melawi, banyak desa terdapat masyarakat yang melakukan pertambangan emas tanpa izin, yang dilakukan di sepanjang bantaran sungai Melawi dan juga dilakukan di daratan. Adapun daerah itu bukan merupakan wilayah pertambangan rakyat. Aktivitas penambangan emas oleh masyarakat ini telah dilakukan sejak lama dan masih dilakukan hingga sekarang. Sehingga mencerminkan belum maksimalnya penegakan hukum terhadap pelaku PETI. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris yang mengkaji hukum yang dikonsepkan sebagai prilaku nyata (actual behavior), sebagai gejala sosial yang sifatnya tidak tertulis, yang dialami setiap orang dalam kehidupan bermasyarakat. Sifat dari penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan menggambarkan secara tepat sifat-sifat suatu individu, keadaan, gejala atau kelompok tertentu, atau untuk menentukan penyebaran suatu gejala, atau untuk menentukan ada tidaknya hubungan antara suatu gejala dengan gejala lain dalam masyarakat. Penegakan hukum pidana terhadap perkara PETI di wilayah Desa Nanga Ella Hilir, Kecamatan Ella Hilir, Kabupaten Melawi masih belum maksimal karena beberapa faktor: 1) faktor penegak hukum, 2) faktor sarana atau fasilitas, 3) faktor masyarakat. Jadi, penegak hukum yang tidak tegas dalam melakukan penegakan hukum, kurangnya ketersediaan sarana atau fasilitas yang mendukung dalam proses penegakan hukum, serta keterbatasan sarana pemenuhan kebutuhan masyarakat merupakan faktor-faktor yang menjadi penyebab masih berlangsungnya PETI di wilayah Desa Nanga Ella Hilir, Kecamatan Ella Hilir, Kabupaten Melawi sampai saat ini.  Kata Kunci: Penegakan Hukum, Pertambangan Emas Tanpa Izin, Desa Nanga Ella Hilir