Eko Nursalim
STAI Sangatta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Kaubun Safitri Safitri; Sa’baniah Sa’baniah; Eko Nursalim
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v2i1.568

Abstract

The study describes the implementation of PAI learning in student character formation, the efforts made by PAI teachers in the formation of student character and the Supporting Factor as well as the Inhibitory Factor in the Formation of Student Character in the State 1 Kaubun. The study uses a qualitative approach. Collection method with observations, interviews, and documentation. The results of this study are: 1). Implementation of PAI learning in character formation for Students Based on PAI teacher creativity in delivering material, teacher compatibility as an example for his pupils as well as the habits instilled by the teacher to his pupil to do positive things. 2). The efforts made in building the character of the students are to create a program of sholat dzuhur jamaah to form a religious character and mandate the extracurricular pramuka as well as to emphasize the order of coming to school in time to form the character discipline and responsibility. 3). Supportive factors include external factors such as PAI teacher creativity and support from the school as well as internal character factors within the individual. And inhibiting factors in the effort to form the student's character include differences in the character of each student and family and environmental factors.
Integrasi Nilai-Nilai Islam Dalam Program Bina Pribadi Islam (BPI) Untuk Membangun Karakter Siswa yang Berakhlak Mulia di SMPIT Daarussalam Sangatta Utara: membangun karalter siswa yang berakhlak mulia lailatul aisyah aisyah; Eko Nursalim
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam pengembangan sistem pendidikan, terutama di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini mengkaji tentang membangun karakter siswa yang berakhlak mulia melalui Program Bina Pribadi Islam (BPI) di SMPIT Daarussalaam Sangatta Utara, yang bertujuan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran dan pembinaan karakter siswa. Rumusan masalahnya yaitu bagaimana integrasi nilai-nilai Islam dalam BPI dapat membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia serta tantangan yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program BPI berhasil mengintegrasikan nilai-nilai Islam, sehingga siswa menunjukkan peningkatan sikap dan perilaku yang baik. Kesimpulannya, integrasi nilai-nilai Islam dalam BPI berkontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter siswa. Dengan dukungan yang tepat, program ini dapat menciptakan generasi yang cerdas dan berakhlak baik, serta memberikan wawasan bagi pengembangan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam di lembaga lain. Kata Kunci: integrasi, nilai nilai islam, bina pribadi Islam, kararakter siswa berakhlak mulia
Optimalisasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi Digital Diva Dhiyaul Auliyah; Eko Nursalim
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya optimalisasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis teknologi digital di era digital. Fokus penelitian mencakup identifikasi tantangan implementasi teknologi digital, seperti rendahnya kompetensi digital guru, ketimpangan akses teknologi, serta resistensi terhadap perubahan metode pembelajaran tradisional. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif, mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur, termasuk jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran PAI melalui peningkatan aksesibilitas, interaktivitas, dan keterlibatan siswa. Namun, keberhasilan implementasi memerlukan strategi komprehensif, seperti pelatihan kompetensi digital untuk guru, pemanfaatan platform pembelajaran berbasis teknologi, dan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, serta komunitas teknologi. Dengan strategi ini, pembelajaran PAI berbasis teknologi digital dapat dioptimalkan untuk menciptakan proses belajar yang inovatif dan relevan, sesuai kebutuhan siswa di era digital.
Peran Guru PAI dalam Implementasi Pembelajaran Diferensiasi pada Kurikulum Merdeka Rosaliana; Eko Nursalim
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran diferensiasi dalam Kurikulum Merdeka bertujuan untuk menciptakan proses belajar yang inklusif, fleksibel, dan adaptif terhadap kebutuhan individu siswa. Guru dituntut untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang variatif, baik dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi, sehingga pembelajaran tidak hanya relevan tetapi juga bermakna bagi setiap siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam implementasi pembelajaran diferensiasi pada Kurikulum Merdeka, sebuah pendekatan yang memberikan pentingnya memberikan kebutuhan individu siswa berdasarkan kemampuan, minat, dan gaya belajar. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, memanfaatkan sumber dari jurnal, buku, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memainkan peran strategis sebagai fasilitator, motivator, dan evaluator dalam menciptakan pembelajaran yang inklusif. Guru yang mampu menyesuaikan konten, proses, dan produk pembelajaran sesuai kebutuhan siswa dapat meningkatkan keterlibatan, kualitas pembelajaran, dan potensi siswa secara optimal. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi guru dalam mendukung keberhasilan Kurikulum Merdeka.