This Author published in this journals
All Journal KOPEMAS
Saripuddin Muddin
Fakultas Teknik, Universitas Islam Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KKN TEMATIK; EDUKASI PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DALAM RANGKA MENINGKATKAN KETANGGUHAN MASYARAKAT Syamsul Ancu Rahman; Saripuddin Muddin
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) semakin mewabah di Indonesia, dengan lajunya peningkatan kasus pasien terinfeksi, pasien dalam pengawasan, dan orang dalam pemantauan setiap hari.. Salah satu pihak  berpotensi besar untuk membantu pemerintah dalam pencegahan Covid-19 adalah perguruan tinggi. Selain memiliki SDM yang baik, juga memiliki kewajiban membantu pemerintah dan masyarakat yang merupakan bagian dari tiga pilar yang dikenal dengan tri dharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Universitas Islam Makassar (UIM), juga ingin berperan aktif dalam upaya penguatan masyarakat dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19. UIM yang menjadi bagian dari masyarakat akademis, juga harus berperan aktif dalam upaya mempertahankan dan atau meningkatkan ketangguhan masyarakat, terutama mengedukasi masyarakat dalam pencegahan penularan Covid-19. KKN Tematik UIM tahun 2020 ini dilaksanakan di 20 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dan di 6 provinsi lainnya, selama 40 hari dalam bentuk berkelompok maupun individu. Tujuan kegiatan ini; (1) mendukung dan menguatkan program pencegahan dan penanggulangan Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah, (2) meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap bahaya Covid-19 serta memberikan edukasi tentang pencegahan Covid-19. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan promotif, preventif, dan kegiatan tambahan. Promotif yaitu promosi prilaku hidup bersih dan sehat, serta mematuhi protokol kesehatan. Preventif yaitu tindakan pencegahan penularan dengan meminimalisai kontak dan menghindari kerumunan massa. sedangkan kegiatan tambahan yaitu program yang dianggap perlu dan relevan seperti pemanfaatan lahan pekarangan. Hasil kegiatan pengabdian ini mendapat respon positif baik dari pemerintah maupun masyarakat setempat yang merasakan kehadiran mahasiswa selama KKN.