This Author published in this journals
All Journal KOPEMAS
Badrud Tamam
<em>Universitas Islam Malang</em>

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBUATAN ORANGE PEEL CANDLE SEBAGAI BENTUK INOVASI BARU PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM DESA WRINGINANOM Bambang Minto Basuki; Badrud Tamam; Yunita Anggraeni
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #4 & International Community Service 2023
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Wringinanom merupakan salah satu desa wisata yang telah mendapatkan penghargaan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Malang. Banyak destinasi wisata yang dapat dijumpai di Desa Wringinanom, mulai dari agro petik jeruk, pelatihan pembuatan sendal, sampai wisata tubing. Selain wisata, Desa Wringinanom juga terkenal dengan banyaknya perkebunan jeruk. Sangat mudah untuk melihat kebun jeruk di Desa Wringinanom ini. Sepanjang jalan mulai dari masuk desa sampai disamping-samping rumah setiap warga rata-rata terdapat kebun jeruk. Desa Wringinanom merupakan desa yang terletak di daerah dataran tinggi, yang dimana dataran tinggi memang terkenal dengan kesuburan tanahnya. Oleh karena itu, banyak warga yang memanfaatkan tanah subur tersebut untuk berkebun. Jeruk merupakan buah yang isi dan kulitnya dapat dimanfaatkan. Selama ini di Desa Wringinanom hanya biasa memanfaatkan isi buahnya saja untuk memnuhi kebutuhan vitamin c, tetapi kulitnya hanya terbuang. Mahasiswa KSM-T Unisma 2023 Kelompok 47 akhirnya menginovasikan pengolahan kulit jeruk menjadi produk baru yang bernilai dan bermanfaat, yaitu lilin aromaterapi. Untuk mengenalkan inovasi baru ini, mahasiswa KSM-T Unisma 2023 Kelompok 47 mengadakan sosialisasi atau pelatihan langsung kepada ibu-ibu di sekitar Dusun Kunci sebagai sasaran. Ibu-ibu senang atas hadirnya inovasi ini, mereka jadi dapat memanfaatkan kulit jeruk menjadi lilin dirumah mereka masing-masing.