Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas progressive muscle relaxation dengan zikir terhadap penurunan tekanan darah dan penurunan tingkat stres pada penderita hipertensi Setyaningrum, Niken; Badi’ah, Atik
MEDISAINS Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v16i1.1400

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia dan saat ini terdaftar sebagai penyakit pembunuh ketiga setelah penyakit jantung dan kanker. Berdasarkan sample registration survey tahun 2014 hipertensi merupakan penyebab kematian nomor lima di Indonesia. Berdasarkan WHO diperkirakan tahun 2025 angka kejadian hipertensi meningkat 29,2%. Hipertensi berkaitan dengan kualitas tidur dan tingkat stres karena berhubungan dengan respon saraf simpatis. Jika tidak diidentifikasi dengan baik hal tersebut dapat memperburuk kondisi penderita hipertensi. Hipertensi dapat dikontrol dengan terapi non farmakologi dengan menggunakan teknik relaksasi progressive muscle relaxation dengan zikir.Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas progressive muscle relaxation dengan zikir terhadap penurunan tekanan darah dan penurunan tingkat stres.Metode: Rancangan dalam penelitian ini menggunakan Quasi experimental Design with Comparison Group. Pengambilan sampel penelitian menggunakan purposive sampling. Penelitian dilakukan diwilayah kerja Puskesmas Gamping 2 Yogyakarta. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 responden dengan pembagian sampel masing-masing 20 responden pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol.Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi (PMR dan zikir) dengan kelompok kontrol (PMR) terhadap penurunan tekanan darah sistol (p<0,01), tekanan darah diastol (p<0,01) dan penurunan tingkat stres (p<0,05).Kesimpulan: Teknik progressive muscle relaxation dengan zikir yang dilakukan secara bersamaan dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah dan menurunkan tingkat stres.
Pengaruh pijat bayi terhadap kenaikan berat badan dan kualitas tidur pada bayi usia 0-12 bulan Fitriyanti, Fitriyanti; Badi’ah, Atik; Maimunah, Siti
Avicenna : Journal of Health Research Vol 7, No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v7i2.1215

Abstract

Pengaruh Pola Asuh Pola Pemberian Makan Dan Status Gizi Ibu Saat Hamilterhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan Tahun 2023 Marbun, Aghsila Hasma; Badi’ah, Atik; Maimunah, Siti
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi September - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i2.5587

Abstract

The high rate of stunting problems that occur reflects the existence of chronic nutritional problems, influenced by the condition of the mother or prospective mother, during the fetal period and infancy/toddlerhood, including illnesses suffered during the toddler years. Like nutritional problems, they are not only related to health problems, but are also influenced by various other conditions that indirectly affect health. This research aims to determine the influence of parenting patterns, feeding patterns and nutritional status of mothers during pregnancy on the incidence of stunting. In this study, a cross-sectional research design was used. The research population was at the Pekan Labuhan Community Health Center, Medan Labuhan District, Medan City. The collection technique uses purposive sampling. The total sample was 39 people. This statistical test uses multiple logistic regression. Parenting style has a significant influence on the incidence of stunting (P Value 0.004 < 0.05), Diet has a significant influence on the incidence of stunting (P Value 0.021 < 0.05), Nutritional status has a significant influence on the incidence of stunting (P value 0.002 < 0.05). The conclusion of this research is that the most dominant factor influencing the incidence of stunting is nutritional status. It is recommended that health workers develop Posyandu/nutrition cadres to provide education or counseling regarding stunting, nutritional knowledge, maternal parenting and environmental cleanliness.