Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DEPOSITIONAL PROCESSES AND FACIES ARCHITECTURE OF BALIKPAPAN SANDSTONE FORMATION, APPLICATION OF 3D DIGITAL OUTCORP MODEL (DOM) TO IDENTIFY RESERVOIR GEOMETRY AND DISTRIBUTION IN DELTAIC SYSTEM Rian Cahya Rohmana; Iqbal Fardiansyah; Leon Taufani; Dicky Harishidayat
Scientific Contributions Oil and Gas Vol. 42 No. 1 (2019): SCOG
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/scog.42.1.177

Abstract

In recent years, digitalization of the outcrop technique is a powerful tool - for detailed analysis on the geo-software. Thus, the integration between outcrops and subsurface data for reducing the subsurface uncertainties. This provides the impetus to propose and accomplish a holistic understanding of the architecture and geometry of the deltaic system and to provide an exhaustive analysis of their sedimentary processes. This study investigates the temporal and spatial distribution of deltaic sandstone using a combination of 3D Digital Outcrop Model (DOM) application and traditional geologic mapping of Balikpapan Formation in the Kutei Basin. Our study has successfully revealed that DOM is an excellent method to better understand the depositional process and facies architecture within the heterogeneity of deltaic system. The classification scheme presented in this study is also applicable to other sedimentological settings worldwide.
Karakteristik dan Indeks Kualitas Reservoar Hidrokarbon Menggunakan Metode Pemetaan Digital pada Formasi Ngrayong, Cekungan Jawa Timur Utara Rian Cahya Rohmana; Iqbal Fardiansyah; Leon Taufani; Dicky Harishidayat
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 55 No. 3 (2021): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemetaan digital dapat menghasilkan analogi digital dari singkapan sebagai representasi dan gambaran kondisi bawah permukaan pada daerah yang memiliki kesamaan karakteristik geologi. Penerapan metode ini memungkinkan interpretasi dan pengukuran fitur geologi secara digital untuk keperluan karakterisasi reservoar hidrokarbon. Selain itu, metode ini tidak memerlukan biaya tinggi seperti akuisisi seismik atau wireline logging, schingga eksplorasi hidrokarbon, khususnya untuk mengetahui karakter reservoar jauh lebih mudah dan murah. Penelitian ini dilakukan di wilayah Desa Binangun, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, karena memiliki penyebaran Formasi Ngrayong yang cukup baik. Tujuan penelitian ini adalah memetakan secara digital singkapan batuan untuk memberikan gambaran awal karakteristik reservoar serta menghitung reservoar quality index (RQI). Metode pemetaan digital ini menggunakan kamera digital, quadcopter drone, dan perangkat global positioning system. Integrasi data pemetaan digital menghasilkan model fasies, properti (porositas dan permeabilitas), serta model RQI. Berdasarkan model RQI didapatkan tiga potential flow units, yakni high quality (porositas 25-35%, permeabilitas >500 mD), medium - high quality (porositas 27 - 30%, permeabilitas 90 - 500 mD) dan medium quality (porositas 24 - 33%, permeabilitas 85-95 mD). Metode pemetaan digital berhasil menggambarkan karakterisasi reservoar dan memberikan informasi lebih banyak pada daerah yang sedikit ataupun tidak memiliki data bawah permukaan, serta dapat mengurangi resiko dan ketidakpastian di bawah permukaan.